Sabtu, 2 Mei 2026

Zakaria Umar, Sosok Cerdas Mantan Kepala Dinas di Pemprov Babel Meninggal Dunia

Zakaria Umar Hadi meninggal dunia di rumahnya, Selasa (7/11/2017) sekitar pukul 12.00 WIB.

Tayang:
Penulis: Alza Munzi | Editor: Alza Munzi
Istimewa
Almarhum Zakaria disemayamkan di rumah duka. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Zakaria Umar Hadi meninggal dunia di rumahnya, Selasa (7/11/2017) sekitar pukul 12.00 WIB.

Jenazah Mantan Kepala Badan Penanaman Modal Daerah (BPMD) Bangka Belitung itu rencananya akan dimakamkan, Rabu (8/11/2017).

Informasi yang diterima dari Mantan Kepala Diskominfo Babel, Rofiko, almarhum selama ini tidak mengeluh sakit apapun.

Bahkan, almarhum masih sempat berkunjung ke rumah orangtuanya Selasa pagi.

"Rumah almarhum dekat Jalan Jembatan 12 Kacangpedang, di belakang SMPN 5 dekat Kolong Retensi Kacangpedang. Almarhum tinggal bersama istrinya," ujar Rofiko saat dihubungi bangkapos.com.

Rofiko menyebutkan, Zakaria dan dirinya termasuk mantan pejabat yang kini tanpa jabatan alias nonjob.

Baca: Warga Heboh Video Pensiunan PNS Paksa Gadis 21 Tahun Berhubungan Intim, Kejadiannya di Warung

Bahkan, Rofiko mengatakan almarhum dan dirinya masih cukup lama memasuki pensiun.

"Almarhum sama dengan saya nonjob, staf Pemprov Babel. Kalau pensiun masih lama," tambahnya.

Rofiko menjelaskan, almarhum meninggalkan tiga orang anak.

Semuanya berada di luar Babel.

Baca: Pose Tengah Hamil Saat Umrah, Pakaian Artis Ini Jadi Sorotan, Daleman Dadanya Terlalu Ketat

Zakaria
Zakaria (Bangkapos.com/dok)

"Ada satu orang kuliah S2 di London, bakal pulang, Jadi pemakaman menunggu anaknya dari London. Ada juga yang kuliah kedokteran di Unair Surabaya dan satu orang di Universitas Indonesia," jelas Rofiko.

Rofiko mengenang Zakaria sebagai sahabat dan senior saat menempuh pendidikan tinggi di Yogyakarta.

Zakaria, ujar Rofiko, merupakan lulusan STM Negeri 1 Yogyakarta, S1 UNY (IKIP Yogyakarta).

"Beliau menyelesaikan S3 di Unpad Bandung," terangnya.

Informasi meninggalnya Zakaria juga disampaikan Kabag Protokol Biro Umum dan Perlengkapan Setda Babel, Muhammad Ali.

Dalam pesan grup WhatsApp, Ali mengabarkan soal kepergian almarhum.

Baca: Kisah Janda Dinikahi Brondong Usai Nongkrong dengan Teman Putrinya, Sang Anak Lakukan Ini

Kenangan Rofiko

Rofiko Mukmin
Rofiko Mukmin (bangkapos.com/Evan Saputra)

Ini kenangan Rofiko pada Zakaria yang dikutip dari bangkapos.com pada 8 Juni 2013 lalu.

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Daerah (BKPMD) Babel Zakaria Umar Hadi termasuk sosok yang cerdas.

Saat bersekolah di STM Negeri 1 Yogyakarta, Zakaria yang biasa disapa Jack ini selalu meraih ranking satu.

Prestasi itu luar biasa karena sebagai murid dari kampung mampu bersaing dengan siswa Yogyakarta.

"Saya masih SMA waktu itu di bawah satu tingkat dengan Jack. Semasa mahasiswa dari tingkat satu di IKIP Yogyakarta (sekarang UNY) jurusan Teknik Elektro, dapat beasiswa Supersemar karena indeks prestasinya di atas 3,5. Sejak SMA saya dan Zakaria berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris. Dia juga menguasai bahasa Perancis," ungkap staf PNS Pemprov Babel Dr Rofiko menceritakan tentang Zakaria, Sabtu (8/6/2013).

Zakaria tersandung kasus dugaan penganiayaan terhadap Febriyanti, pramugari Sriwajaya Air, Rabu lalu.

Kini, Zakaria harus mempertanggungjawabkan perbuatannya dan sedang menjalani proses pemeriksaan di Polsek Pangkalanbaru.

Dilanjutkan Rofiko, sebetulnya Jack dapat beasiswa ke Sorbonne University di Prancis karena lulus cumlaude.

Namun, lantaran Jack seorang aktivis kampus yang pernah melakukan demo di depan Dirjen Dikti Prof Doddy Tisna Amijaya, sehingga beasiswa itu dibatalkan.

Cerita menarik lainnya, sambung Rofiko, Jack dulunya punya pacar sewaktu STM bernama Yohanna Hankins, mahasiswi Oxford University, Inggris.

"Saat itu, ibunya Yahanna, dosen tamu di Universitas Gadjah Mada tahun 1981 yang mengajar kami aksen English British sewaktu masih SMA," ujarnya.

Rofiko menilai Jack orangnya agak disiplin.

Dia pernah dimarahi Jack saat tidak mampu menghapal vocabolary.

Berkat disiplin yang digodok Jack, Rofiko merasa jalannya meraih doktor sembilan tahun lalu lebih mudah.

Jack juga termasuk pribadi yang taat beragama, memiliki prinsip dan banyak anak didiknya menjadi ahli teknik.

"Jack pernah mengajar di STM Penerbangan, ahli servis komputer hardware. Pada zaman itu komputer masih sangat langka di era tahun 1989 dan Jack sudah bisa servis. Memang Jack anak jenius asal Bangka," ucapnya.

Sekadar informasi, Zakaria pernah menjabat Kepala Badan Penanaman Modal Daerah Bangka Belitung pada 2013 lalu.

Jabatannya dicopot usai kasus yang menimpanya.

Zakaria divonis bersalah lantaran memukul pramugari Sriwijaya Air pada Juni 2013 lalu.

Kasus itu terjadi di pesawat Sriwijaya Air dengan nomor penerbangan SJ-078 dari Bandara Soekarno Hatta menuju Bandara Depati Amir, Pangkalpinang.

Ketua Majelis Hakim Pengadilan Negeri Sungailiat, Albertina Ho, membacakan vonis hukuman selama 5 bulan dipotong masa tahanan.

Hakim menilai sikap Zakaria yang tidak diterima ditegur pramugari untuk mematikan ponsel dianggap tidak tepat.


 

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved