Dua Anggota Dewan Ini Tegas Tolak Zonasi Tambang di Belitung

Secara politis kami ada 8 orang anggota DPRD Babel dari Dapil Belitung menolak adanya tambang di perairan Belitung

Dua Anggota Dewan Ini Tegas Tolak Zonasi Tambang di Belitung
IST
kota berwarna orange adalah peta IUP Pertambangan Laut, yang diusulkan melalui RZWP3K Provinsi Bangka Belitung (Babel). 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Hendra

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Dua anggota DPRD Babel dari daerah pemilihan Belitung, Edi Nasapta dan Eka Budiarta dengan tegas menolak zonasi tambang di perairan Belitung.

Mereka beralasan, pulau Belitung yang saat ini terkenal dengan keindahan wisata pantainya. Tak hanya nasional, tapi sudah ke mancanegara.

Bahkan, kata Eka Budiarta, mereka dari Dapil Belitung dipastikan sepakat menolak adanya zonasi tambang di perairan Belitung.

“Secara politis kami ada 8 orang anggota DPRD Babel dari Dapil Belitung menolak adanya tambang di perairan Belitung,” tegas Eka Budiarta kepada bangkapos.com, Rabu (8/11/2017).

Sementara Edi Nasapta yang berada di Komisi III DPRD Babel pun menolaknya. Dia menyetujui adanya perda zonasi, tapi tidak untuk tambang di perairan belitung.

“Perda zonasi ini untuk mengatur. Tidak hanya masalah tambang, tapi wilayah lainnya, pesisir pantai, nelayan juga pulau kecil. Dan sepengetahuan saya, DKP Belitung pun tidak ada mengajukan zonasi tambang, hanya ada kelautan dan perikanan saja. Kalau distambennya bisa saja,” ujar Edi.(*)

Penulis: Hendra
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved