Minggu, 3 Mei 2026

Dikabarkan Tewas Digigit Komodo, Ini Kabar Mengejutkan dari Panji Sang Petualang

Terakhir muncul kabar jika dia meninggal setelah tubuhnya tercabik-cabik di gigit komodo. Banyak juga yang mempercayai kabar

Tayang:
Editor: Iwan Satriawan
FACEBOOK

BANGKAPOS.COM--Bagi anda penggemar tayangan satwa, tentu nama Panji Sang Petualang tak asing.

Ya, sosok ini pernah begitu kerap muncul di TV. Ia dikenal sebagai pawang dan penjinak hewan liar.

Setelah acaranya usai, Panji sempat cukup lama tak terdengar lagi namanya.   

Terakhir muncul kabar jika dia meninggal setelah tubuhnya tercabik-cabik di gigit komodo.

Banyak juga yang mempercayai kabar tersebut.

Di tahun 2017 ini Panji tiba-tiba muncul.

Panji Sang Petualang
Panji Sang Petualang (TribunStyle/kolase)

Pada Mei 2017 Panji tiba-tiba muncul di Pontianak dalam sebuah acara talkshow.

Pada kesempatan itu ia mengatakan bahwa dirinya selama ini sibuk offair dan berita soal kematiannya disebarkan oleh oknum tidak bertanggungjawab.

"Selama ini saya dikabarkan sudah tidak ada lagi seperti kematian karena ular kobra atau komodo, itu tidak benar. Selama ini saya hanya sibuk offair saja," ujarnya seperti dikutip dari Tribun Pontoanak.

"Berita-berita yang disebarluaskan tersebut ditulis dalam sebuah blog, itu tidak tau siapa oknum yang nulis dan menyebarkannya," jelasnya.

Hingga kini sudah 18.079 Pengikut.

Di akun ini Panji mengunggah kegitan sehari-harinya, ya masih seputar satwa.

Mengomentari penampilannya, sejumlah netizen menyebut kini panji terlihat kurus dan kulitnya lebih gelap.

Selain itu Panji tampak membiarkan cambangnya lebih panjang sekrang.

" Ya Allah kurus item pendek di bilang mati lagi sama orang se Nusantara, ngenes bener… Nasibbbb nasibbbb," tulis Panji di postingannya.

"Kabar mati tu udah ada dari zaman Panji sang penakluk tvOne dan klarifikasi udah bulak balik mulai dari offair sampe on-air di beberapa acara undangan program tv Laen. Cuman viral nya itu hoax yang di buat orang mengalahkan klarifikasi nya ya sudah lah terimakasih yang masih mendoakan baik dan buruk nya moga doa baik nya jadi kenyataan dan doa buruk nya balik ke yang buat doa wkwwkk," tulis Panji.

Selain di facebook, Panji juga eksis di youtube.

Aksi-aksinya dengan satwa bisa disaksikan di channel yang sudah memiliki lebih dari 12 ribu subscriber itu.

mengetahui Panji masih hidup netizen mengungkapkan rasa syukurnya.

Berikut komentar netizen:

Muhammad Taufik Pet's: waduh saya udh terlanjur percaya bang tapi pas liat di fb ternnyata ngga wkwk, masa kecil sering nonton panji si petualang.

Silvi Aprilriantii Dulu waktu kecil liat om panji keren bgt. Kirain beneran meninggal.

Amang Edo Banjar: kirain di terkam komodo bang .. hahhaaha.. ternyata Hoaxxx.

Christian Jaferson: lah msh idup lu bro ? gue kira udh mati wkwk :v kata nya mati sama komodo tapi msh idup ae parah tuh fitnah nya wkwk.

Andre Anka: Berarti banyak yg sayang sm si akang, makanha banyak yg heboh. Semoga selalu diberkahi kesehatan dan panjang umur kang. Dan semoga seluruh mahluk di dunia berbahagia.

Profil Panji

Dikutip dari blog annychummie37 berikut profil Panji:

Muhamad Panji pemuda yang terlahir di Jakarta pada 27 juli 1991, kehadirannya di layar kaca langsung menyita perhatian pemirsa televisi indonesia.

Ketika itu Panji kecil yang baru kelas lima sekolah dasar tampil di program talk show hati ke hati tv tujuh yang dibawakan oleh presenter Dewi Hughes, penampilan Panji yang pertamakalinya di layar televisi tersebut langsung menjadi buah bibir saat bocah yang sangat polos ini dengan lincahnya memainkan ular berbisa mematikan yaitu ular kobra.

Dari situlah kemudian panji sering menerima undangan untuk tampil mengisi berbagai jenis acara atau program televisi.

Seiring dengan seringnya Panji sang bocah fenomenal ini muncul di layar televisi berbagai tawaran akhirnya datang salah satunya untuk menjadi host dalam program-program di televisi.

Tawaran dari produser Lativi

Nama Panji semakin dikenal di masyarakat dan tak sedikit penggemar mulai mengenal akan sosok misterius bocah ajaib ini.

Hal itu kemudian mengundang keinginan seorang produser Lativi Doel Y Duantje untuk datang ke rumah Panji di Desa Cijunti, Campaka Purwakarta bang Doel panggilan akrab sang produser menemui Panji yang kala itu masih kelas dua smp.

Ketika melihat langsung aksi Panji dengan ular-ular berbisanya saat itu juga bang Doel menawarkan sebuah program petualangan pada Panji yang akan ditayangkan di Lativi.

Nama program Panji sang penakluk langsung booming begitu diluncurkan di stasiun televisi Lativi pada tahun 2006, bersamaan dengan meninggalnya tokoh reptil Australia Steve Irwin.

Pemunculan Panji sendiri saat itu dianggap pemirsa setia tayangan petualangan dengan satwa liar sebagai pengganti Steve Irwin yang sudah meninggal.

Meski terinspirasi dengan Steve Irwin namun Panji memiliki ciri khas sendiri dalam berinteraksi dengan satwa-satwa liar khususnya reptil, seperti ular dan buaya.

Gaya-gaya konyol dan berbahaya atau bisa dibilang jauh dari prinsip-prinsip yang aman dalam berinteraksi dengan satwa liar selalu ditunjukkan Panji dalam setiap episode Panji sang penakluk di Lativi sejalan dengan waktu program Panji sang penakluk akhirnya berpindah stasiun ke Global TV pertengahan tahun 2009 dan berganti nama menjadi Petualangan Panji.

Petualangan Panji Global TV

Program Petualangan Panji memiliki unsur-unsur yang diperbaharui dari program sebelumnya Panji sang Penakluk.

Pada petualangan Panji tokoh Panji ditampilkan sebagai seorang pemuda bukan lagi anak-anak.

Disini Panji tidak hanya menaklukkan dan berinteraksi dengan satwa-satwa liar saja Panji yang saat ini sudah tumbuh menjadi seorang pemuda petualang dan cinta satwa liar tak henti-hentinya menjelajah tempat-tempat baru untuk melihat dari dekat keindahan alam, budaya, kehidupan manusia dan satwanya.

Dari berbagai tempat itulah Panji sebagai sosok pemuda petualang yang sangat cinta pada alam mulai belajar mengenal dan memahami arti kehidupan di muka bumi ini.(*)

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved