Pokja Saber Pungli Sebut Banyak Pungli Besar Pasak dari Tiang

Kalau masyarakat dan petugas tidak sama-sama buka peluang pungli tidak akan terjadi namun kenyataan kedua

Pokja Saber Pungli Sebut Banyak Pungli Besar Pasak dari Tiang
Bangkapos/Deddy Marjaya
Asep Kurnia dari Pokja Tim Satgas Saber Pungli memberikan kenang-kenangan kepada GM Business Bangka Pos Group saat berkunjung Rabu (15/11/2017) 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Deddy Marjaya

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Asep Kurnia dari Pokja Penindakan Tim Satgas Saber Pungli mengungkapkan bahwa jajarannya di daerah banyak menungkap pungli-pungli dengan skala kecil.

Sehingga kasusnya tidak maju kepengadilan namun dikembalikan keinstansi terkait.

Walaupun dikembalikan tetap harus ada tindak lanjut pembinaan terhadap yang bersangkutan dan sanksi dari instansi terkait.

kunjungan
kunjungan (Bangkapos/deddy Marjaya)

Ini disampaikan Asep Kurnia saat bersama Tim Satgas Saber Pungli lainnya berkunjunga ke Bangka Pos Group Selasa (15/11/2017).

"Ibaratnya besar pasak dari tiang punglinya cuma puluhan ribu tapi kalau maju kepengadilan biaya untuk persidangan bisa puluhan juta jadi banyak pungli yang dikembalikan ke instansi bersangkutan," kata Asep Kurnia

Selain itu menurut Asep Kurnia banyak pungli yang patah tumbuh hilang berganti.

Maksudnya setelah mengungkap pungli kemudian pelakunya diambil tindakan malah muncul lagi dengan pelaku lain dengan pungli yang sama.

"Setelah didalami ternyata pelaku pungli pertama sudah jadi bos dan merintah anak buah untuk lakukan pungli inikan berabe," kata Asep Kurnia.

Dirinya berharap masyarakat untuk lebih dewasa dan tidak membuka peluang untuk terjadinya pungli.

Begitu juga petugas atau pegawai disuatu intansi jangan juga memberi celah terjadi pungli.

"Kalau masyarakat dan petugas tidak sama-sama buka peluang pungli tidak akan terjadi namun kenyataan kedua belah pihak sama-sama butuh masyarakat ingin cepat dan singkat dan petugas butuh uang lebih," kata Asep Kurnia.(*)

Penulis: deddy_marjaya
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved