Wacana Guru Honorer Jadi CPNS, Ini Harapan Para Guru Honor

Kalaupun ada alhamdulillah, mudah-mudahan bukan hanya wacana, bila perlu adanya regulasi yang jelas supaya

Wacana Guru Honorer Jadi CPNS, Ini Harapan Para Guru Honor
Net
ilustrasi honorer 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Nordin

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Anita, salah seorang guru honorer sekolah dasar di Lepar Pongok Bangka Selatan menyambut baik adanya rekomendasi guru honorer menjadi CPNS.

Menurut honorer yang mulai 2006 mengabdi di SDN 1 Lepar Pongok ini kabar tersebut merupakan angin segar baginya dan teman-teman.

"Kalaupun ada alhamdulillah, mudah-mudahan bukan hanya wacana, bila perlu adanya regulasi yang jelas supaya tidak hanya angin lewat saja," tutur Anita melalui sambungan telepon seluler kepada bangkapos.com, Rabu (15/11).

Bagi Anita mengajar adalah sebuah pengabdian dan mencerdaskan, selama ini dirinya mengajar 24 jam dalam seminggu.

Gaji yang diterimanya merupakan dari APBD yaitu Rp 2 juta setiap bulan, dengan potongan BPJS ketenaga kerjaan dan kesehatan. Sehingga diterimanya Rp 1,8 juta.

"Sebetulnya dengan kebutuhan sekarang pendapatan seperti itu jauh dari cukup, tetapi karena rasa cinta dan pengabdian terhadap negara ini yang membuat bertahan hingga sekarang, tutur ibu satu orang anak ini.

Terpisah Hariati Fitri Astuti salah seorang guru honorer di SMPN Pangkalpinang mengatakan hal yang tidak jauh berbeda, dalam seminggu dirinya mengajar 30 jam dengan hitungan perjam Rp 50 ribu.

"Kami berharap honorer juga diperhatikan, paling tidak pendapatannya bisa UMR-lah. Karena menjadi guru itu sebuah pengabdian, itu yang membuat bisa bertahan," ungkap Hariati yang sudah lima tahun menjadi honorer ini.(*)

Penulis: Muhammad Noordin
Editor: tidakada016
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved