Breaking News:

Bupati Minta Program One One Juz Jangan Hanya Jadi Kegiatan Seremonial

Lantunan ayat suci Al Qur'an mengalun merdu dari para siswa dan siswi yang berasal dari gugus sekolah dasar di Kecamatan Sungailiat

bangkapos/nurhayati
Bupati Bangka H Tarmizi foto bersama siswa khataman Al Qur'an program One Day One Juz, yang digelar UPTD Pendidikan Kecamatan Sungailiat, Selasa (21/11/2017) di Halaman SDN 16 Kenanga. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Nurhayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA--Lantunan ayat suci Al Qur'an mengalun merdu dari para siswa dan siswi yang berasal dari gugus sekolah dasar di Kecamatan Sungailiat, saat khataman Al Qur'an program One Day One Juz, Selasa (21/11/2017) di Halaman SDN 16 Kenanga.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Bangka, H Tarmizi Saat yang meminta agar program one day juz jangan hanya dijadikan sebagai seremonial, tetapi bisa mendidik para generasi muda agar mencintai Al Qur'an dan menjadikannya sebagai pedoman hidup.

"Saya hari ini harusnya ke provinsi menghadiri Hari Ulang Tahun provinsi tetapi saya minta pak wakil bupati kesana untuk menghadirinya," ungkap Tarmizi.

Pada kesempatan ini ia bersyukur Kabupaten Bangka mendapat penghargaan laporan penyelenggaraan pemerintah terbaik dan perencanaan terbaik selama lima tahun berturut-turut. Selain itu laporan lakip dari Pemkab Bangka juga bisa mendapatkan predikat B dan bisa meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

"Prestasi ini harus kita kejar karena bonusnya dari pemerintah pusat besar sebesar Rp 40 milyar setiap dapat juara," kata Tarmizi yang baru pulang menunaikan ibadah umroh, Sabtu (18/11/2017) kemarin.

Diakuinya dari dana hadiah tersebut juga bisa digunakan untuk membiayai berbagai program termasuk one day one juz.

Menurutnya ada dana sekitar Rp 50 juta yang telah dianggarkan pada Tahun Anggaran tahun 2018 oleh Pemkab Bangka untuk pengembangan program one day one juz ini.

"Sebagai umat beragama Islam kita harus paham sejarah umat Islam," pesan Tarmizi.

Menurut Ketua Penyelenggara Program One Day One Juz Ahmad Ahmad Zarkoni, kegiatan ini merupakan program Ayo Mengaji yang latar belakangnya berasal dari bahasa One Day One Juz.

"Tujuan kami menyelenggarakan kegiatan ini untuk membentuk karakter siswa ke arah yang religius," jelas Ahmad Zakoni.

Selain program Ayo Mengaji ini juga digelar lomba nasi tumpeng dan telur betamat.

"Kami hanya menyedia tropy karena keterbatasan biaya. Kalau bupati berkenan membantu memberi semangat bagi guru untuk mengembangkan program ayo mengaji," harap Ahmad Zakoni.

Bupati Bangka H Tarmizi Saat juga melontarkan berbagai pertanyaan untuk para guru maupun siswa mengenai seputar sejarah Islam, ayat-ayat suci Al Qur'an, hingga bacaan saat melaksanakan umroh bagi yang berhasil menjawabnya maka diberi hadiah uang.

Dia juga memberikan hadiah uang bagi para pemenang lomba nasi tumpeng dan menghias telur betamat serta menyerahkan hadiah uang kepada para siswa siswi yang ikut khataman Al Qur'an.

Penulis: nurhayati
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved