Diresmikan Menteri, 4 Desember Delapan E-Warung di Pangkalpinang Akan Diresmikan

Rencana 4 Desember sudah kita resmikan. Sekaligus dengan peluncuran motor delivery order untuk E-Warung bantuan dari CSR

Diresmikan Menteri, 4 Desember Delapan E-Warung di Pangkalpinang Akan Diresmikan
Bangkapos/Zulkodri
Sosialisasi dan koordinasi pelaksanaan pedum raskin dan konsolidasi kebijakan pengeluaran raskin program peningkatan pelayanan kemasyarakatan, di Hotel Puncak Pangkalpinang, Rabu (22/11/2017) 

Laporan wartawan Bangka Pos, Zulkodri

BANGKAPOS.COM, BANGKA---Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Pangkalpinang, Fitriansyah mengatakan rencananya delapan E-Warung yang tersebar di tujuh kecamatan di Kota Pangkalpinang akan diresmikan secara langsung oleh Menteri Sosial (Mensos) RI, Khofifah Indar Parawansa pada awal Desember mendatang.

"Rencana 4 Desember sudah kita resmikan. Sekaligus dengan peluncuran motor delivery order untuk E-Warung bantuan dari CSR PT Timah sebanyak dua unit. Rencana langsung bu menteri yang meresmikan," ujarnya saat ditemui dalam kegiatan sosialisasi dan koordinasi pelaksanaan pedum raskin dan konsolidasi kebijakan pengeluaran raskin program peningkatan pelayanan kemasyarakatan, di Hotel Puncak Pangkalpinang, Rabu (22/11/2017).

Dari delapan unit E warung, lanjut Fitriyansyah tujuh unit diantaranya sudah selesai dibangun. Sedangkan satu unit diantaranya masih dalam tahap pembangunan diperkirakan awal Desember selesai.

Dikatakan Fitriyansyah program E-Warung ini merupakan program Kementerian Sosial yang bertujuan untuk memudahkan transaksi ekonomi kepada warga penerima Program Keluarga.

" Didalam program e-warung, masyarakat peserta PKH akan mendapatkan top up dana sebesar Rp 110.000 pada kartu KKS setiap bulannya. Saldo itu bisa dibelanjakan di e-warung tempatnya terdaftar. Untuk saat ini, baru beras dan gula yang dapat dibeli melalui e-warung," ucapnya.

Meski demikian, dikatakan Fitriansyah, masyarakat penerima bantuan memiliki keleluasaan untuk menggunakan bantuan tersebut dan mengonversikan nilai bantuan yang didapatkannya menjadi beras kualitas medium, premium, ataupun beras dengan kualitas super.

Semakin tinggi kualitas berasnya, semakin besar nominal yang harus dikonversikan.

"Nah untuk delapan E-Warung yang kita punya akan melayani sebanyak 5.682 kelompok penerima manfaat. Jadi nanti rata-rata satu E-Warung akan melayani 400 hingga 500 KPM," paparnya.

Wakil Walikota Pangkalpinang Muhammad Sopian usai membuka secara resmi sosialisasi tersebut menambahkan bahwa bantuan pangan non tunai ini, merupakan perubahan dari pemberian bantuan berupa beras sejahtera yang selama ini diberikan kepada masyarakat berpenghasilan rendah yang setiap KPM menerima 15 Kg.

Halaman
12
Penulis: zulkodri
Editor: tidakada016
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved