Satu Dari Empat Bayi Kembar Anisa Riski Meninggal Dunia

Bayi yang meninggal merupakan putri ketiga yang memiliki berat badan 900 gram diketahui paling kecil diantara tiga saudarinya yang

Satu Dari Empat Bayi Kembar Anisa Riski Meninggal Dunia
Bangka Pos/ Ardhina Trisila Sakti
dua bayi kembar Anisa Riski diambil dari depan pintu ruang bayi RSUD Ir.Soekarno Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Bayi Anisa Riski tidur di bed inkubator paling kiri dan kanan. 

Laporan wartawan Bangka Pos, Ardhina Trisila Sakti

BANGKAPOS.COM, BANGKA- Salah satu dari empat bayi perempuan pasangan suami istri, Anisa Riski (22) dan Adriyanto (41) meninggal dunia kemarin selasa (21/11) malam pukul 00.01 WIB.

Bayi yang meninggal merupakan putri ketiga yang memiliki berat badan 900 gram diketahui paling kecil diantara tiga saudarinya yang lain.

Sebelumnya, di usia kehamilan tujuh bulan Anisa Riski melahirkan keempat bayi kembarnya melalui persalinan normal di Rumah Sakit Bhakti Timah Pangkalpinang.

Namun karena alasan kondisi fasilitas inkubator di RSBT terbatas maka hanya satu bayi Anisa yang dapat dirawat.

Sementara tiga dari empat bayinya dipindahkan ke RSUD Ir.Soekarno Provinsi Kepulauan Bangka Belitung guna mendapatkan perawatan intensif melalui inkubator.

Kasubag Umum dan Informasi RSUD Ir.Soekarno Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Irwanto mewakili Kabid Pelayanan Irma Widhani saat dikonfirmasi mengatakan salah satu bayi kembar yang meninggal telah dibawah oleh pihak keluarga untuk dimakamkan hari ini.

Dikatakannya setelah bayi seberat 900 gram itu tak tertolong pihak keluarga membawanya langsung ke rumah duka.

"Kondisi memang lemah karena bayi lahir prematur artinya dibawah bayi normal," jelas Irwanto saat ditemui Bangka Pos, Rabu (22/11).

Saat ini dua bayi kembar lainnya masih dirawat intensif di ruang picu/nicu lantai 2 RSUD Ir.Soekarno Babel.

Sementara paman Anisa mewakili keluarga bayi kembar empat yang ditemui Bangka Pos sore ini, Zul (48) memberi keterangan berbeda.

Ia mengatakan bayi kembar yang meninggal dibawa keluarga pukul 08.00 WIB dan langsung dimakamkan pukul 10.00 pagi di pemakaman umum Air Paoh, Kace Timur.

"Iya dimakamkan dekat rumah ibu Anissa di Kace Timur. Rumah yang di Kampung Kramat itu ngontrak," terang paman Anisa yang tinggal di kawasan Masjid Jamik Pangkalpinang ini.(*)

Penulis: Ardhina Trisila Sakti
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved