Darsin Memilih Tutup Pertamini Ketimbang Ditindak Polisi

Sudah hampir tiga pekan Darsin (66) dan anaknya memilih menutup usaha Pertamini miliknya di jalan Pait Jaya

Darsin Memilih Tutup Pertamini Ketimbang Ditindak Polisi
bangkapos.com/Anthoni
Darsin dan pertamini miliknya

Laporan Wartawan Bangka Pos, Anthoni Ramli

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Sudah hampir tiga pekan Darsin (66) dan anaknya memilih menutup usaha Pertamini miliknya di jalan Pait Jaya, Desa Belo Laut, Kecamatan Muntok, Kabupaten Bangka Barat.

Ini terpaksa dilakukan Darsin dan keluarga, menyusul adanya surat imbauan tentang larangan pengoperasian Pertamini sejak tertanggal 3 November 2017 lalu oleh Kapolres Bangka Barat AKBP Hendro Kusmayadi S.Ik.

Adapun beberapa point isi surat imbauan tersebut diantaranya Sehubungan dengan rujukan tersebut disampaikan kepada pemilik pertamini sebagai berikut-

Apabila ingin melakukan kegiatan niaga BBM agar dilengkapi dengan perizinan sesuai aturan yang berlaku

- Untuk pengurusan perizinan silahkan berkoordinasi dengan Dinas Koperasi Usaha Kecii Menengah dan Perindustrian (DKUP) dan Dinas Penanaman Modal Pelayanan Perizianan Terpadu Satu Pinm, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (DPM NAKERTRANS)

- Diberikan tenggang waktu selama satu minggu untuk melakukan pengurusan izin niaga tersebut dan Apabila sampai dengan masa tengang waktu yang diberikan berakhir maka akan dilakukan penertiban dan penegakan hukum

" Sudah hampir tiga minggu ini kami tutup, sejak ada surat edaran dari Kapolres itulah. Dari pada nanti jadi persoalan, mending kami memilih tutup saja dulu," ujar Darsin yang juga menjabat ketua Kelompok Usaha Bersama (KUB) Pertamini kota Muntok di kediamannya, Kamis (23/11/2017).

Penulis: Antoni Ramli
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved