Breaking News:

Mami Wisma Bougenville SG Suruh Gadis 15 Tahun Ngesek, Kini Hidupnya Dibui

Siti Alana alias Elak mendekam di penjara. Dia menjalani masa penahanan di Mapolres Bangka karena diduga berprofesi sebagai mucikari

Mami Wisma Bougenville SG Suruh Gadis 15 Tahun Ngesek, Kini Hidupnya Dibui
Ilustrasi

Laporan Wartawan Bangka Pos, Fery Laskari

BANGKAPOS.COM, BANGKA --- Siti Alana alias Elak mendekam di penjara. Dia menjalani masa penahanan di Mapolres Bangka karena diduga berprofesi sebagai mucikari, mengeksploitasi gadis usia bawah umur. Hingga Jumat (24/11/2017), kasusnya masih ditangani penyidik kepolisian resort setempat.

"Berkas perkara masih dilengkapi (oleh penyidik). Berkas perkara masih dalam mindik. Sedangkan untuk tersangkanya (Elak) masih ditahan (di Mapolres Bangka)," kata Kapolres Bangka AKBP Johannes Bangun diwakili Kabag OPS Kompol S Sophian kepada Bangkapos.com, Jum'at (24/1/2017).

Tersangka Siti Alana alias Elak (45) merupakan "Mami" sekaligus perempuan pemilik Wisma Bougenville Sambung Giri (SG) Merawang Bangka. Dia ditangkap seiring adanya laporan keluarga korban ke polisi yang dituangkan dalam LP Nomor. : LP / B - 1298/ XI / 2017 / BABEL / RES BANGKA, Tanggal 11 November 2017 lalu.

"Yaitu dlam perkara pengeksploitasian seksual anak dibawah umur, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 88 Undang-Undang (UU) RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak," kata Sopbian.

Tindak pidana pelaku mencuat setelah dilaporkan oleh seorang pria GN (32),
Warga Lingkungan Aimerapin Kelurahan Paritpadang Sungailiat Bangka, selaku paman korban. Sementara itu, korban, sebut saja namanya Bunga (15) Warga asal Kecamatan Talang Padang Kabupaten Tangga Mus Provinsi Lampung.

"Kejadian bermula pada Hari Sabtu Tanggal 11 November 2017 sekira pukul 12.30 WIB lalu, korban menghubungi handphone istri pelapor Ny MS (29). Korban memberitahukan bahwa dia dipekerjakan di wisma Bougen Ville dan meminta tolong untuk dijemput," kata Sophian.

Mengetahui hal tersebut, istri pelapor menghubungi Babinkamtibmas Merawang. Pihak pelapor atau keluarga korban bersama anggota Bhabinkantibmas kemudian menuju Wisma Bougenville SG Merawang. "Dan di wisma itu pihak pelapor benar-benar bertemu dengan keponakannya (korban)," katanya.

Pihak kepolisian kemudian membawa pelapor ke Polres Bangka untuk melaporkan secara resmi kejadian yang menimpaku keponakan mereka. Tak lama berselang, polisi mengamankan tersangka pelaku yang dimaksud.

"Pengakuan korban bahwa dia disuruh tersangka untuk melayani tamu laki-laki yang datang ke Wisma Bougenville untuk melakukan hubungan badan layaknya suami istri," jelas Sophian mengutip berita acara penyidikan kasus ini.

Penulis: Fery Laskari
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved