Heboh, Warga OKU Selatan Temukan Mata Air Sakti di Perbatasan Bengkulu, Bisa Sembuhkan Penyakit

Hebohnya berita tersebut di sosial media mengundang warga berdatangan dari berbagai kalangan mulai dari warga daerah sekitar dan warga

Heboh, Warga OKU Selatan Temukan Mata Air Sakti di Perbatasan Bengkulu, Bisa Sembuhkan Penyakit
SRIPOKU.COM/ALAN NOPRIANSYAH
Warga berdatangan dari berbagai daerah mengunjung lokasi air sakti di Luang Batu Api Desa Ulak Bandung Kecamatan Muarasahung Kabupaten Kaur Bengkulu 

BANGKAPOS.COM-- Warga OKU Selatan digemparkan dengan ditemukannya sumber air yang dinamakan warga dengan nama air sakti, yang dipercaya dapat menyembuhkan segala macam penyakit, Minggu (26/11).

Tempat air tersebut berada di perkebunan warga yang berada wilayah Kabupaten Kaur, atau tepatnya di Lubang Batu Api, Desa Ulak Bandung Kecamatan Muarasahung Kabupaten Kaur, Bengkulu, perbatasan tugu Kabupaten OKU Selatan.

Hebohnya berita tersebut di sosial media mengundang warga berdatangan dari berbagai kalangan mulai dari warga daerah sekitar dan warga Kabupaten OKU Selatan.

Warga mencuci dan membasuh muka dengan ari sakti
Warga mencuci dan membasuh muka dengan ari sakti (SRIPOKU.COM/ALAN NOPRIANSYAH)
Pengunjung berdatangan setiap harinya mencapai ratusan warga, mulai yang mengaku merasa penasaran, adanya juga ingin menyembuhkan penyakit yang derita dengan cara mandi dan meminumnya ada juga yang membawa penampung air untuk dibawa pulang.

"Penasaran dengan airnya sebab sudah heboh di sosmed,"tutur Hairul warga Kota Muaradua Kabupaten OKU Selatan, Minggu (26/11).

Selain itu ada juga yang mengatakan kalau beberapa warga sudah sembuh setelah menggunakan air tersebut.

Warga berseragam Pol PP saat mengangkut air sakti untuk dibawa pulang ke rumah.
Warga berseragam Pol PP saat mengangkut air sakti untuk dibawa pulang ke rumah. (SRIPOKU.COM/ALAN NOPRIANSYAH)

"Sudah terbukti, mertua saya mengalami struk ringan setelah mengonsumsi air tersebut langsung sembuh,"aku Regen, Warga Desa Simpang Campang Kecamatan Kisam Ilir.

Untuk mempermudah pengunjung di lokasi di sediakan fasilitas oleh warga setempat untuk mandi, WC umum, lokasi parkir dan tempat gantian (kamar mandi).

Air tersebut berasal dari bawah bebatuan yang bersumber dari perbukitan dan pegunungan yang memiliki kesegaran yang alami.

Pengunjung mulai dari anak muda, dewasa hingga para keluarga berdatangan, tarif masuk hanya Rp 5000, perorangnya. Untuk menuju kelokasi dari Kota Muaradua memakan waktu 3-4 jam perjalanan.(SRIPO/Alan Nopriansyah)

Editor: tidakada016
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved