Ingat Dengan Kasus Pembunuhan Sadis di Aik Pelempang, Begini Kondisi Tersangka Saat Ini

Psikologi tersangka yang merupakan warga Jalan Seberang Ilir, RT 03/01 Desa Juru Seberang, Tanjungpandan itu kini mulai membaik.

bangkapos.com/Disa Aryandi
Tersangka Cecep (baju hitam kiri), Senin (27/11) saat berada diruang penyidik Satreskrim Polres Belitung. 

Laporan Wartawan Pos Belitung, Disa Aryandi

BANGKAPOS.COM, BELITUNG -- Masih ingat dengan kasus pembunuhan sadis, disertai pencurian dan pemerkosaan yang dilakukan oleh tersangka Cecep Supriyatna (28), terhadap korban Ernawati (42), warga Jalan Perumnas RT 20/03 Desa Air Pelempang Jaya, Tanjungpandan, Belitung.

Psikologi tersangka yang merupakan warga Jalan Seberang Ilir, RT 03/01 Desa Juru Seberang, Tanjungpandan itu kini mulai membaik.

Selama berada di dalam Sel Tahanan Polres Belitung, tersangka Cecep saat ini dalam keadaan sehat.

Apa yang dilakukan oleh tersangka Cecep Selama didalam tahanan Polres?, kata Cecep, dia hanya bisa terbatas untuk melakukan aktivitas.

"Sekarang sih sudah agak tenanglah dari sebelum - sebelumnya. Paling sekarang didalam sel, hanya sholat saja, makan, tidur, ngobrol," ucap Cecep saat ditanya posbelitung.com, Senin (27/11/2017).

Sebelumnya, korban Ernawati ditemukan sudah tewas dalam keadaan tergeletak diruangan tengah kediamannya dan dalam keadaan tidak menggunakan celana. Bagian kepala sudah dipenuhi darah, dan HJ tersebut tidak menggunakan jilbab.

Saat ditemukan, korban terlentang dan hanya menggunakan baju kaos putih berlengan biru. Dirumah itu korban hanya seorang diri, tanpa ada siapapun dan suami korban sedang berada dipasar Tanjungpandan, keperluan berdagang.

Kali pertama yang menemukan korban adalah suami korban, Syahroni. Saat itu, ia baru pulang dari pasar buat menjual daging sapi dilapak tempat usahanya. Mengetahui itu, Syahroni langsung berlari ke depan rumah dan meminta bantuan kepada tetangga sekitar.

Polisi mengungkap kasus pembunuhan dan perampokan tersebut, hanya butuh waktu sekitar empat jam. Usai dilaporkan pukul 14.00 WIB, polisi bisa menemukan pelaku sekitar pukul 18.00 WIB. Pelaku yang berstatus Duda tersebut, lantas dilumpuhkan oleh polisi dengan cara diberikan hadiah timah panah dibagian paha kanan. (*)

Penulis: Disa Aryandi
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved