Warga Sudah Tak Tahan Lagi Bau Busuk, Ancam Akan Lepaskan Ternak Babi

Kita sebenarnya sudah bosan. Setiap kali warga datang protes selalu tak ada keputusannya

Warga Sudah Tak Tahan Lagi Bau Busuk, Ancam Akan Lepaskan Ternak Babi
bangkapos/ferylaskari
AKSI PROTES WARGA--Hampir seratusan orang warga dari Lingkungan Parit Tujuh Air Kenanga dan Lingkungan Lubukelik Kenanga Sungailiat, Rabu (29/1/2017) kembali mendatangi Kandang babi CV Kenanga Jaya Farm di Sungailiat. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Fery Laskari

BANGKAPOS.COM, BANGKA--Hampir seratus orang warga, gabungan dari Lingkungan Parit Tujuh Air Kenanga dan Lingkungan Lubukelik Sungailiat Bangka kecewa, lalu meninggalkan kandang babi CV Kenanga Jaya Farm Sungailiat, Rabu (29/11/2017).

Protes mereka soal bau dan limbah peternakan tak kunjung tuntas karena pemilik peternakan seolah tak menggubris tuntutan warga, sejak dua bulan terakhir.

Awalnya, Rabu (29/11/2017) pagi, warga berharap pemilik perusahaan peternakan ini datang dan bisa bertatap muka langsung dengan warga.

Lurah Kenanga Yudhi  F Putrama didampingi Wakapolsek Sungailiat Iptu Djoko dan sejumlah anggota berhasil meredam kemarahan warga
Lurah Kenanga Yudhi F Putrama didampingi Wakapolsek Sungailiat Iptu Djoko dan sejumlah anggota berhasil meredam kemarahan warga (bangkapos/ferylaskari)

Warga ingin menyampaikan protes secara langsung kepada bos peternakan. Namun sayang, pemilik perusahaan, Edwin tak kunjung menemui warga, padahal protes sudah dilayangkan sejak 26 September 2017 silam.

Baca: Warga Kembali Datangi Kandang Babi CV Kenanga Jaya Farm

Kepala Kantor Satpol PP Bangka Dalyan Amrie diwakili Kasi Pengawasan Bidang Penegakan Perundang-Undangan, Yudi Aprizal dihadapan massa yang datang langsung menelpon pemilik peternakan tersebut. Namun dari percakapan antar Yudi dan Aprizal diketahui pemilik peternakan, Edwin mengaku baru bisa bertemu warga, Sabtu (2/12/2017) nanti.

"Kita sudah segel peternakan ini, dan sudah ingatkan jangan ada lagi pembiakan babi. Kita upayakan mediasi warga dengan dengan bos perusahaan ini. Sabtu ini pemilik peternakan berjanji akan datang bertemu warga. Dan tolong ada perwakilan warga datang juga nanti," kata Yudi Aprizal di tengah kerumunan warga yang meminta aparat bertindak tegas.

Peternakan babi milik CV Kenanga Jaya Farm.
Peternakan babi milik CV Kenanga Jaya Farm. (ist/satpol pp)

Hendri alias Ahiung (50), Warga Kenanga Sungailiat ditemui Bangka Pos Group di tengah keramaian itu, Rabu (29/11/2017) mengaku kesal.

"Kita sebenarnya sudah bosan. Setiap kali warga datang protes selalu tak ada keputusannya. Yang jelas kalau Sabtu ini pemilik peternakan itu tidak datang, maka babi-babi ini akan kita lepas bersama keluar dari kandang," kata Ahiung, disambut teriakan dukungan oleh warga yang hadir.

Halaman
12
Penulis: ferylaskari
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved