Sidang Tipikor LPDB, Ditanya Hakim Pejabat Ini Malu Ketahuan Bohong

Berarti anda bohong!. saudara di sini cuma sebagai saksi dan diangkat sumpah.Jadi jangan takut untuk bicara

Sidang Tipikor LPDB, Ditanya Hakim Pejabat Ini Malu Ketahuan Bohong
Bangkapos/Ryan Agusta
Suasana sidang perkara kasus tipikor dana bantuan bergulir yang dikucurkan oleh LPDB di Kabupaten Belitung yang digelar di gedung Pengadilan Negeri Pangkalpinang. 

Laporan wartawan Bangka Pos Ryan A Prakasa

BANGKAPOS.COM,BANGKA-Sidang perkara kasus dugaan tindak pidana korupsi (tipikor) dana bantuan dari Lembaga Penyaluran Dana Bergulir (LPDB) di Kabupaten Belitung tahun 2013 senilai Rp 2 M kali ini tak saja membuat majelis hakim yang dipimpin oleh Sri Endang Ningsih SH tersenyum.

Sikap seorang saksi  sempat pula membuat hakim kesal lantaran saat ditanya seputar hubungan saksi dengan terdakwa justru jawaban yang dilontarkan oleh saksi itu bertolak belakang dengan kesaksian dalam berita acara pemeriksaan oleh jaksa.

Oleh karenanya dalam sidang yang digelar, Selasa (5/12/2017) siang itu di pengadilan setempat justru seorang saksi yakni Azhar yang kini masih menjabat selaku kepala Dinas Koperasi UKM, Perdagangan & Tenaga Kerja Kabupaten Belitung sempat 'disinggung' oleh pimpinan majelis hakim soal ketidak jujurannya itu.

Kejadian tersebut bermula ketika Sri Endang Ningsih SH atau saat sidang baru dimulai ia menanyakan langsung di hadapan pejabat itu (Azhar) soal hubungan saksi dengan terdakwa (Suwidi alias Awe).

"Apakah saudara kenal dengan terdakwa (Awe--red)," tanya hakim saat sidang berlangsung.

Mendengar pertanyaan pimpinan majelis hakim saat itu, spontan Azhar pun langsung menjawab jika ia sama sekali tak mengenal terdakwa (Awe).

"Saya tidak kenal yang muia," jawab Azhar singkat saat ditanya hakim.

Selanjutnya pimpinan majelis hakim pun memperkenankan jaksa penuntut umum (JPU) asal Kejaksaan Tinggi Provinsi Bangka Belitung (Kejati Babel), M Aulia Perdana SH untuk menerangkan kesaksian Azhari dengan berkas acara pemeriksaan (BAP).

"Sesuai berkas hasil pemeriksaan saudara di Kejaksaan Tinggi Provinsi Bangka Belitung saudara mengaku kenal dengan terdakwa (Awe--red). Saat itu menurut pengakuan saudara saat diperiksa jika saudara kenal dengan terdakwa melalui saudara Kemas Danial (Dirut LPDB pusat--red)," kata JPU di hadapan saksi (Azhar).

Usai mendengar keterangan JPU seketika itu Azhar pun tampak terdiam sesaat. Namun seketika itu pula Azhar tak menyangkal apa yang diungkapkan oleh JPU tersebut saat di persidangan.

"Iya saya kenal tapi itu dulu dan sejak itu saya tidak pernah ketemu lagi yang mulia," kata Azhar spontan di hadapan majelis hakim.

Spontan pula pimpinan majelis hakim yang menyidangnya saat itu langsung menyela apa yang diungkap oleh saksi itu (Azhar) lantaran jawaban saksi tidak sesuai dengan hasil pemeriksaan pihak kejaksaan.

"Berarti anda bohong!. saudara di sini cuma sebagai saksi dan diangkat sumpah.Jadi jangan takut untuk bicara," tegas Sri Endang Ningsih SH di hadapan saksi (Azhar).

Sidang kali ini pun tak saja meminta keterangan dari pejabat Dinas Koperasi UKM, Perdagangan & Tenaga Kerja Kabupaten Belitung (Azhar), namun dalam kesempatan sama majelis hakim pun sempat pula meminta keterangan kepala desa (kades) Merbau, Ato. (*)

Penulis: ryan augusta
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved