Kisah TKW yang Dijadikan Budak Nafsu Para Pria Amerika 'Setiap 45 Menit Saya Dijual'
seorang wanita bernama Shandra Woworuntu awalnya adalah seorang analis keuangan. Namun, karena krisis perbankan di Asia pada tahun ...
BANGKAPOS.COM, JAKARTA -- Seorang wanita asal Indonesia menceritakan kehidupannya yang menjadi korban perdagangan manusia.
Kepada Fox 61, seorang wanita bernama Shandra Woworuntu awalnya adalah seorang analis keuangan.
Baca: Ustaz Felix Siauw Bikin Keok Abu Janda Soal Bendera, Ini Fakta-faktanya
Baca: Edan! Janda Kaya dan Cantik Ini Ngaku Bangga Sudah Tiduri 100 Pria Beristri, Begini Kisahnya
Namun, karena krisis perbankan di Asia pada tahun 1998, ia pun harus kehilangan pekerjaannya.
Padahal, saat itu ia baru saja melahirkan seorang bayi perempuan dan perlu memberikan masa depan untuknya.
Baca: Tak Lagi Jadi Pemain Bola, Begini Ternyata Kehidupan Martunis, Si Anak Angkat Cristiano Ronaldo
Pada tahun 2001 saat usianya menginjak 24 tahun, ia mengambil sebuah iklan untuk pekerjaan selama enam bulan di Amerika Serikat.
Saat itu, ia berpikir bahwa dirinya akan ditempatkan di sebuah hotel unutk menjadi pelayan.
Baca: Inilah Museum Mr P Paling Lengkap di Dunia, dari Paling Kecil hingga Besar, Ingat Dilarang Ngeres!

Ia mengatakan kepada seorang pria bernama Johnny Wong untuk menjemputnya di Bandara Kennedy.
Setelah dijemput oleh Wong, ia pun diantar kepada seorang pria lain di Sheraton Hotel dekat Main Street di Flushing.
Baca: Edan! Seorang Perjaka Nekat Lakukan Hal Ini Demi Merasakan Kenikmatan Pulau Seks
Baca: Unik, Terinspirasi dari Gua Hira , Masjid Sancaklar Ini Dibangun di Bawah Tanah Turki
"Saya melihat pria itu membawa amplop uang besar ke Johnny Wong," ingat Woworuntu.
Tanpa disadari, ternyata wanita malang itu telah terjebak dalam pusara perdagangan manusia.
Baca: Tanpa Makeup, 7 Artis Ini Ternyata Tetap Memesona Karena Kecantikan Alaminya, Begini Aslinya
Kemudian, dia diserahkan ke pria lain lagi, dan berakhir di sebuah rumah di Bayside, Queens.
Di sana, ia ditempatkan dengan dua wanita muda lainnya di sebuah loteng.
Baca: Astaga, 60 Persen Wanita di Jepang Ternyata Tak Ada Waktu untuk Bercinta, Alasannya Hanya Karena Ini
Lalu, ia diminta untuk menanggalkan pakaiannya.
Tujuannya untuk memeriksa apakah Woworuntu memiliki penyakit kulit atau tidak.
Baca: Bikin Ngakak Guling-guling, Inilah Surat Cinta Kids Jaman Now , Romantis Sih tapi Kok Miris!
Baca: Nagita Slavina Pakai Celana Kolor Harga Segini, Kaki Jenjangnya Kelihatan, Mulusnya. . .
Woworuntu pun menolak permintaan tersebut.
Namun, seornag pria yang menyuruhnya malah menodongkan pistol ke dahinya.
Baca: Pelanggan Pria Betah di Coffee Shop Ini, Pantes Aja Begini Penampilan Pelayannya, Seksi Abis!
Setelah itu, ia dibawa kepada pelanggannya.
Kemudian, ia menceritakan bahwa dirinya dijual dengan harga $120 hingga $350 apabila dirupiahkan, saat itu sama dengan Rp 1,2 juta hingga Rp 3,5 juta.
Baca: Nggak Nyangka, Wanita Berkerudung Beri Kado Natal Untuk Anak Yatim, Faktanya Ternyata Bikin Geram
"Setiap 45 menit, saya dijual seharga $ 120 sampai $ 350," kata Woworuntu.
"Saya diperdagangkan di Brooklyn, Queens, Manhattan, sebelumnya di Foxwoods Casinos," tukasnya.
Baca: Mempelai Pria Tak Bisa Ucapkan Ini, Tangis Haru Pun Pecah Saat Ijab Kabul, Ternyata Ini yang Terjadi
Ketika Woworuntu mendengar dia dikirim ke Boston untuk bekerja, dia membuat rencana untuk melarikan diri.
Dia berada di sebuah rumah di Sunset Park, Brooklyn, dan mengatakan bahwa dia memanjat di ambang jendela kamar mandi lantai dua.
Dia memutuskan untuk melompat.
Baca: Curhat Wanita Penghibur, Sudah Layani Order Lelaki Hidung Belang, Isi Tas Malah Raib
Tak sendiri, ia juga pergi dengan seorang gadis berusia 15 tahun.
Keduanya berhasil naik taksi ke Manhattan dan mendarat di sebuah hotel, di mana Woworuntu mengatakan bahwa merekacheck in dengan sejumlah uang yang mereka punya.
Baca: Ngerinya! Wanita Ini Tiba-tiba Terlempar & Menghantam Aspal, Ternyata Ini Biang Masalahnya
Nasibnya pun diselamatkan oleh FBI dalam sebuah penggerebekan di Sunset Park.
Dia pun dimasukkan ke dalam sebuah pusat penampungan.
Baca: Kepergok Duduk Berdua, Ayu Ting Ting Lakukan Hal Ini pada Raffi Ahmad di Depan Umum
Badan Amal Katolik setempat pun membantunya mencarikan pekerjaan di sebuah kedai.
Ia pun kembali berkumpul lagi dengan anak perempuannya pada tahun 2004 dan sempat menikah dengan seorang pria meski akhirnya bercerai.
Baca: Memilukan, Hutang Membukit, Mak Jangan Rawat Saya Lagi
Saat ini, Woworuntu mendirikan sebuah organisasi yang bergerak di bidang perdagangan manusia, Mentari.
Woworuntu, yang sekarang berusia 41 tahun, mengatakan kepada PIX11 bahwa orang-orang New York perlu lebih memperhatikan wanita-wanita tersebut, dan beberapa pria, yang diperdagangkan di sana, ke apartemen, rumah, dan panti pijat.
Baca: Gara-gara Punggung, Model Bikini Ini Asuransikan Aset Tubuhnya Senilai 3,9 Miliar
"Orang-orang berjalan mengelilingi lingkungan sekitar, di trotoar, tapi mereka tidak memperhatikannya," kata Woworuntu. (*)