Breaking News:

Mengenang Yasser Arafat, Pejuang Legendaris Palestina yang Sempat Pukul Mundur Pasukan Israel

Sejak kecil ia sudah menunjukan ketidaksukaan kepada kaum penindas.Apalagi ketika keluarga Arafat pindah ke Palestina mereka pernah

Editor: Iwan Satriawan
Al Jazeera
Yasser Arafat pemimpin PLO 

Salah satunya dari rekan-rekannya yang berasal dari Kuwait, Yahia Ghavani dan Abu Jihad.

Bersama rekannya itu, Arafat lalu membentuk organisasi al Fatah yang mempunyai kekuatan militer sehingga perjuangan fisik melawan Israel makin nyata.

Tahun 1968, Israel yang menganggap al-Fatah sangat berbahaya melancarkan operasi penumpasan.

Terjadi pertempuran sengit di kawasan Al-Karameh.

Gempuran itu mengakibatkan 150 warga Palestina tewas sementara di pihak Israel 29 tentara gugur.

Peristiwa itu membuat al-Fatah naik pamor karena tentara Israel ditarik mundur.

Banyak pemuda Arab yang kemudian bergabung dengan al-Fatah.

Mulai 1968, PLO menjadi organisasi politik besar dan kuat serta dipimpin langsung oleh Yasser Arafat.

Tak lama kemudian PLO mempunyai organisasi militer Palestine Liberation Army (PLA) yang mampu menunjukkan PLO bisa terang-terangan berjuang secara militer.

Reputasi PLO yang memperjuangkan Negara Palestina Merdeka sempat pudar ketika berlangsung aksi teror Jordania (1970) dan para pelaku teror ternyata para pejuang PLO.

Halaman
1234
Sumber: Intisari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved