Ini Alasan Riko Terpaksa Ngamen di Belitung

Satu dari tujuh orang pemuda yang ngamen di persimpangan lampu merah Jalan Jendral diamankan oleh Satpol PP Kabupaten Belitung.

Ini Alasan Riko Terpaksa Ngamen di Belitung
Pos Belitung/Disa Aryandi
Riko, Sabtu (9/12) saat diamankan oleh Petugas Satpol PP Kabupaten Belitung. 

Laporan Wartawan Pos Belitung, Disa Aryandi

BANGKAPOS.COM, BELITUNG -- Satu dari tujuh orang pemuda yang ngamen di persimpangan lampu merah Jalan Jendral Sudirman, Kelurahan Lesung Batang, Tanjungpandan, Belitung,  diamankan oleh Satpol PP Kabupaten Belitung, Sabtu (9/12/2017)

Ia adalah Riko Suhendra (19) warga asal Kabupaten Subang, Jawa Barat yang telah menetap di Koba, Kabupaten Bangka Tengah (Bateng).

Bujangan tersebut mengaku ngamen di lampu merah terminal Tanjungpandan itu hanya untuk mencari tambahan makan saja, saat berada di Belitung.

Baca: Ngamen Bujangan Yang Tinggal di Koba Diamankan Petugas Satpol PP Belitung

"Buat cari tambahan makan saja kami ngamen. Aku ikut teman - teman yang kabur tadi kesini (Belitung), mereka awal nya mau touring pakai Vespa besar tapi mogok di Bangka, jadi rencana mau cari anak Vespa sini," kata Riko kepada posbelitung.com.

Rombongan pengamen ini, baru tiba di Belitung sekitar pukul 03.00 WIB sabtu tersebut dengan menggunakan kapal yang bersandar di Pelabuhan Tanjung RU, Desa Pegantungan. Gerombolan tersebut tidak memiliki tujuan kemana pun saat berada di Belitung.

Dari pelabuhan, mereka numpang dengan mobil truk dan diberhentikan di terminal tersebut. Setelah istirahat di Terminal penumpang, lantas rombongan ini langsung mengamen. (*)

Penulis: Disa Aryandi
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved