Kisah Pilu Sohari, Cucunya Meninggal karena Difteri, Ia Malah Dikucilkan Warga

Sempet kecewa sama masyarakat. Pas belom lama meninggal, kalau mereka lewat pada ditutup-tutupin

Kisah Pilu Sohari, Cucunya Meninggal karena Difteri, Ia Malah Dikucilkan Warga
GetDoc dan Study.com
Difteri 

Sang Ayah Tertular.

Beberapa hari setelah Rustam wafat, Zarkasih diminta oleh pihak tempatnya bekerja di Bandara Soekarno Hatta untuk diperiksa di RSUD.

Sohari dan Osiah terkejut karena ternyata anak mereka tersebut tertular penyakit difteri.

"Padahal bapaknya sehat-sehat aja, nggak keliatan sakit. Tapi pas diperiksa di RSU (RSUKT) taunya nggak boleh pulang," kata Sohari.

Osiah pun menambahkan, bahwa Rustam memang anak kesayangan Zarkasih. Mereka kerap makan dari satu piring dan sangat dekat.

"Emang sayang banget dia mah, makan aja satu piring berdua, sering diciumin," ungkap Osiah.

Karena telah tertular, Zarkasih pun dirawat di sana selama 14 hari lamanya.
Menurut Sohari, cucunya hanya sempat dirawat selama sepuluh hari di RSUKT sebelum wafat di sana.

Mimisan

Sohari mengatakan bahwa cucunya yang tengah duduk di bangku kelas satu SD tersebut sempat mimisan.

Cucunya sempat membaik sebelum dokter mengatakan bahwa bakteri tersebut sudah lari ke jantung dan perut.

"Sempet baikan, udah bisa makan udah bisa ngomong, tapi dua hari sebelum nggak ada itu dia ngeluh dadanya sesek dan perutnya sakit," kata Sohari yang merupakan pengepul plastik bekas tersebut.

Halaman
1234
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved