Pasca Insiden Berdarah di Tempilang, Penambang TI Apung Pulang Kampung

Para penambang di perairan Tempilang pulang kampung pascainsiden berdarah yang terjadi pada Minggu (10/12) kemarin.

Pasca Insiden Berdarah di Tempilang, Penambang TI Apung Pulang Kampung
Facebook/ Hanna
TI apung di perairan Tempilang Bangka Barat dibakar massa, Minggu (10/12/2017) malam. 

Kondisi itu membuat aparat mengawal penambang dari camp-camp dan rumah kontrakan untuk dievakuasi ke Polsek Tempilang.

“Padahal tadi pagi situasi masih kondusif. Bahkan tadi pak Kapolres sudah mau kembali ke kantor, tahu-tahu dapat kabar kalau sejumlah warga ada yang ke tengah membakar ponton," ujar Masran, Senin (11/12).

Massa cari pelaku

Kabid Humas Polda Bangka Belitung, AKBP Abdul Mun’im mengatakan amarah warga tersulut pascatewasnya Peki (20), warga Desa Air Lintang, Tempilang, Minggu (10/12) malam.

Peki meninggal dunia setelah terjadi cekcok di tempat permainan biliar di pesisir Pantai Pasir Kuning.

Peristiwa itu segera menyebar dan membuat warga marah karena Peki adalah warga asli Dusun Genjer, Desa Air Lintang, Kecamatan Tempilang, sementara pelaku merupakan pendatang.

“Pergerakan warga mulai terlihat pukul 20.30 WIB sekitar 1.000 orang yang merupakan warga setempat menggunakan sepeda motor berusaha mencari pelaku namun tak berhasil ditemukan,” kata Abdul Mun’im, Senin (11/12).

Pelaku Pembunuhan Tempilang
Randi Saputra (20) tersangka pelaku pembunuhan di Tempilang ditangkap polisi. (Facebook)

“Sempat didapat informasi bahwa pelaku tinggal dikontrakan yang berada di Simpang Tiga Dusun Lampu Merah Desa Benteng Kota namun lagi-lagi tidak ditemukan,” lanjutnya.

Sekitar pukul 21.00 WIB, massa bergerak menuju Pantai Lampu Belilik, Desa Air Lintang dan mulai membakar semua speedboat milik para penambang TI rajuk yang terparkir.

Berselang satu jam, tindakan serupa terjadi di Pantai Pasir Kuning, tidak jauh dari tempat cekcok yang menyebabkan Peki meninggal dunia.

Halaman
1234
Editor: fitriadi
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved