Ada Abon Ayam Ciap Ciap Rasa Madu Produk SMKN 1 Kelapa

Abon ayam rasa madu yang sudah mendapatkan sertifikasi dan label halal dari MUI dan PRT dari BPOM

Ada Abon Ayam Ciap Ciap Rasa Madu Produk SMKN 1 Kelapa
Bangkapos/Riyadi
Kepsek SMKN 1 Kelapa Zaryati bersama jajarannya, Kasi Kurikulum Bidang SMK Dinas Pendidikan Provinsi Babel Syaiful menunjukkan hasil inovasi produk berbasis industri, karya siswa siswi sekolah setempat, Kamis (14/12). 

Laporan Wartawan Bangka Pos Riyadi

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Mau tahu apa saja hasil produk berbasis industri dari SMKN 1 Kelapa, yang baru saja di ekspose atau di launching dalam HUT ke 18 sekolah tersebut?.

Diantara produk berbasis industri murni hasil kreatifitas dan karya siswa siswi SMKN 1 Kelapa, yakni abon ayam rasa madu.

Abon ayam rasa madu yang sudah mendapatkan sertifikasi dan label halal dari MUI dan PRT dari BPOM tersebut, sudah dikemas dan kini sudah siap dipasarkan.

Kepsek SMKN 1 Kelapa Zaryati mengungkapkan, abon ayam rasa madu ini, inovasi produk berbasis industri, hasil karya siswa siswi SMKN 1 Kelapa.

"Ini (abon ayam rasa madu) pertama di Bangka Belitung, siap dipasarkan," kata Zaryati kepada bangkapos.com usai acara HUT SMKN 1 Kelapa ke 18, di Desa Dendang Kecamatan Kelapa, Kamis (14/12).

Selain abon ayam rasa madu, produk lainnya yang berbasis industri dari SMKN 1 Kelapa, diantaranya yakni kompos dari janjang sawit, buah belimbing wuluh kering pengganti kismis, sirup belimbing wuluh dan produk pertanian lainnya.

Pengelola Ekspose Produk, Guru Bidang Teknologi Hasil Pengolahan Pertanian SMKN 1 Kelapa, Rizal mengatakan, abon ayam rasa madu Ciap Ciap ini, murni hasil kreatifitas siswa, sedangkan guru hanya sebagai pendamping.

Selain abon ayam ciap ciap juga memproduksi kompos, yang bahan bakunya diantaranya janjang kelapa sawit.

"Kami join program dengan perusahaan perkebunan dalaam memproduksi produk hasil industri tersebut.

Pembelajaran berbasis industri ini dilaksanakan secara terbatas, tidak semua kelas, dalam satu kelasnya rata-rata hanya sepuluh anak yang terlibat dalam memproduksi produk berbasis industri," jelas Rizal.

Usaha berbasis industri ini untuk mengembangkan kewirausahaan siswa.(*)

Penulis: riyadi
Editor: tidakada016
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved