Breaking News:

Tak Lagi Perang dengan Negara Arab, Para Pejuang Ini yang Justru Bikin Tentara Israel Was-was

Para pejuang PLO lalu mengungsi ke Lebanon, wilayah yang semula tenang dan memiliki garis pantai yang indah.

Editor: Alza Munzi
Wikipedia
Imigrasi bangsa Yahudi di Eropa menuju ke Palestina dipicu munculnya gerakan Zionisme di akhir abad ke-19 

BANGKAPOS.COM - Pasca-Perang Yom Kippur (1973), Israel tidak lagi berseteru dengan negara-negara Arab dalam bentuk kontak senjata.

Tapi justru bermusuhan dengan gerilyawan Palestina (Palestine Liberation Organization/PLO) yang kerap melancarkan serangan.

PLO di bawah pimpinan Yasser Arafat semula bermarkas di Yordania.

Pasukan Israel pun kerap memburu para pejuang PLO itu masuk ke Yordania dan kemudian malah bentrok dengan pasukan Yordania.

Baca: Istri Ingin Cantik Alami? Rahasianya Rutin Berhubungan Intim dengan Suami, Ini Alasannya

Keberadaan para pejuang PLO lama-lama membuat Pemerintah Kerajaan Yordania jengah karena PLO seperti ‘’negara dalam negara’’.

Pejuang kemerdekaan Palestina
Pejuang kemerdekaan Palestina (artstuck)

Apalagi pengaruh PLO di Yordania cukup kuat dan banyak rakyat Yordania yang turut bergabung.

Konflik antara PLO dan militer Yordania yang bermaksud mengusirnya pun meletus.

Para pejuang PLO akhirnya terusir dari Yordania setelah dipukul mundur oleh pasukan tempur Yordania yang terkenal bernama Legiun Arab.

Para pejuang PLO lalu mengungsi ke Lebanon, wilayah yang semula tenang dan memiliki garis pantai yang indah.

Halaman
1234
Sumber: Intisari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved