Minggu, 10 Mei 2026

Bank Indonesia Perwakilan Babel Refleksi Tahun 2017 di Pertemuan Tahunan

Kegiatan rutin setiap tahun ini dihadiri oleh sejumlah perwakilan bank di Bangka Belitung, pemerintah daerah, dan pelbagai stakeholders

Tayang:
Editor: Iwan Satriawan
bangkapos/idandimeikajovanka
Foto bersama Bank Indonesia Perwakilan Babel, Rabu (20/12) 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Idandi Meika Jovanka

BANGKAPOS.COM, BANGKA –  Bank Indonesia Provinsi Bangka Belitung menggelar pertemuan tahunan tahun 2017 di Novotel Pangkalpinang, Rabu (20/12).

Kegiatan rutin setiap tahun ini dihadiri oleh sejumlah perwakilan bank di Bangka Belitung, pemerintah daerah, dan pelbagai stakeholders perekonomian lainnya.

Kepala Bank Indonesia Perwakilan Bangka Belitung, Bayu Martanto mengatakan pertemuan Bank Indonesia 2017 merupakan refleksi dari sejumlah rangkaian kegiatan dan program yang telah dilakukan pada tahun tersebut.

Serta mengarah proyeksi kinerja tahun mendatang karena perlu disampaikan. Sebab, saat ini Bank Central mengutamakan transparasi dana dan kinerja untuk kebijakan.

“Adanya transparansi ini diharapkan bisa direspon dan sinergikan satu dengan yang lain,” ujar Bayu.

Lebih lanjut, Bayu menyampaikan berbagai kegiatan dan program kerja sesuai amanat kantor pusat BI dan kebutuhan daerah.

Seperti, asesmen dan penelitian ekonomi daerah rutin diterbitkan kajian ekonomi keuangan regional (KEKR) yang bisa diakses melalui website BI.

Selain itu, dilakukan pula peneliian ekonomi daerah non regular secara mandiri maupun bekerjasama perguruan tinggi

“Kami juga melakukan sejumlah survei seperti Liaison, survei kegiatan dana usaha, konsumen PIHPS, serta survey ad-hoc lainnya guna penyusunan asesmen ekonomi daerah,” kata Bayu

Selanjutnya, ia mengungkapkan pengendalian inflasi daerah berhasil disusun roadmap yang bisa menjadi acuan penyusunan program kerja TPID.

Lalu, ada pula pembentukan klaster cabang di Bangka Tengah dan penyaluran bantuan sosial BI terkait pangan dan pemanfaatan pekarangan oleh sekelompok wanita di enam Kabupaten/Kota.

Serta, membangun PIHPS baik pasar tradisional maupun modern di Pangkalpinang dan Tanjungpandan yang dapat diakses melalui internet.

Bayu menyampaikan partisipasi pelaksanaan Babel Fair 2017 yang menampilkan Hall of Bank Indonesia untuk mendukung dan memperrkuat momentum perbaikan ekonomi Babel melalui sejumlah seminar, workshop, sosialisasi, pameran, dan menyosong kesempatan dan peluang.

Topik yang diusung terkait transformasi ekonomi, pengembangan pariwisata, pengembangan perkebunan lada,, elektronifikasi, dan upaya membangkitkan kain cual dan perizinan UMKM.

“Tahun 2017 juga dilakukan pengembangan WuBI (Wirausaha Bank Indonesia) yaitu melatih dan menyeleksi pengusaha mikro kecil dengan pendampingan usaha dan berkelanjutan sampai membesar. Guna mendorong terciptanya lebih banyak pengusaha supaya mendukung perekonomian daerah dan lapangan pekerjaan,’ jelas Bayu

Bayu juga mengungkapkan BI berkomitmen memenuhi kebutuhan uang kepada masyarakat dalam jumlah cukup, pecahan sesuai, dan kondisi layak edar.

Selama tahun 2017, BI mengadakan 45 kali kegiatan kas keliling baik dalam kota maupun luar kota. Selain itu, ada pula pelayanan penukaran uang kepada masyarakat di laksanakan perbangkan Himbara (Mandiri, BRI, dan BNI).

Prospek perekonomian di Bangka Belitung tahun 2018 diprediksikan Bank Indonesia Perwakilan Babel mencapai 4,70% (yoy) – 5,10% (yoy).

Stimulus pemerintah menjadi pendorong utama agar harga komoditas melambat sehingga mempengaruhi ekspor dan konsumsi rumah tangga.

Seperti, pelaksanaan seagames dan IMF merupakan peluang pariwisata Babel bisa dikenalkan lebih jauh.(*)

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved