Rabu, 22 April 2026

Jombang Diterjang Banjir, Ribuan Warga Mengungsi

Tiga kecamatan di Kabupaten Jombang, Jawa Timur diterjang banjir, Rabu (20/12/2017).

Editor: fitriadi
SURYA/SUTONO
Banjir yang menerjang Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, mulai Selasa malam hingga Rabu (20/12/2017) ini masih tinggi. 

BANGKAPOS.COM, JOMBANG - Tiga kecamatan di Kabupaten Jombang, Jawa Timur diterjang banjir, Rabu (20/12/2017).

Bencana alam ini terjadi akibat tingginya curah hujan yang mengguyur sejak Selasa (19/12/2017) malam.

Kondisi banjir terparah berada di Kecamatan Mojoagung. Tinggi air banjir mencapai hingga sepinggul orang dewasa.

Baca: Panglima TNI Beberkan Alasannya Anulir Rotasi Jabatan Sejumlah Perwira Tinggi

Sekretaris BPBD Kabupaten Jombang Ahmad Saichul Jabara menjelaskan kecamatan yang terdampak yakni Kecamatan Bareng, Mojowarno dan Kecamatan Mojoagung.

"Dari laporan awal yang masuk ke kami, saat ini baru ada tiga kecamatan. Namun data akan kita terus kita mutakhirkan," ujarnya di Balai Desa Kademangan, Mojoagung, Jombang, Rabu (20/12/2017.

Ada 12 desa yang terdampak di tiga kecamatan tersebut. Yakni, masing-masing satu desa di Kecamtan Bareng, empat desa di Kecamatan Mojowarno dan tujuh desa di Kecamatan Mojoagung. Banjir diprediksi masih akan meluas hingga besok pagi.

"Jika melihat tradisi banjir, kemungkinan besar mulai besok pagi akan melebar ke Lecamatan Sumobito," terang Ahmad.

Baca: Evan Dimas dan Ilham Udin Terancam Dicoret dari Skuat Timnas Indonesia

Sementara itu, terkait jumlah pengungsi, Ahmad mengaku belum dapat memastikan, karena saat ini pihaknya tengah fokus kepada evakuasi warga terdampak banjir.

"Pengungsi ada, tapi jumlahnya masih kami data," katanya.

Ribuan Warga Mengungsi

Banjir yang menerjang tiga kecamatan di Kabupaten Jombang, Jawa Timur mengakibatkan sekitar 1.900 orang warga terdampak dan harus mengungsi.

Terparah di Desa Kademangan, Kecamatan Mojoagung. Akibatnya, sekitar 320 orang warga mengungsi, yakni di balai desa setempat, Rabu (20/12/2017).

Namun karena air banjir makin tinggi, petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat mengevakuasi sebagian dari mereka ke ruang terbuka hijau (RTH) atau taman kota Mojoagung.

Perangkat desa setempat, Khoirul mengatakan, selain di dua lokasi tersebut, ada juga warga Kademangan yang mengungsi ke rumah saudaranya.

"Kami juga sudah menyiapkan tenda untuk pengungsian. Kita lihat situasi dulu," ujarnya, Rabu (20/12/2017).

Sekretaris BPBD Kabupaten Jombang, Ahmad Saichul Jabara mengatakan, pihak mengevakuasi warga ke tempat yang lebih aman, yakni RTH.

Hal itu mengingat ketinggian air yang terus bertambah. Dia juga mengatakan bahwa banjir Kademangan dipicu oleh meluapnya Sungai Gunting.

"Kita lakukan evakuasi warga ke RTH. Namun yang kita prioritaskan terlebih dulu adalah lansia, balita, serta perempuan," tegasnya.

(Surya/Sutono)

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved