THM di Beltim Diminta Tutup Dua Hari Saat Natal

Pengelola dan pemilik Tempat Hiburan Malam di Kabupaten Belitung Timur diminta untuk tidak beroperasi selama dua hari.

THM di Beltim Diminta Tutup Dua Hari Saat Natal
ist
Gambar surat edaran penutupan THM dalam rangka perayaan Natal 2017.

Laporan Wartawan Bangka Pos, Dedy Qurniawan

BANGKAPOS.COM, MANGGAR- Pengelola dan pemilik Tempat Hiburan Malam (THM) di Kabupaten Belitung Timur (Beltim) diminta untuk tidak beroperasi selama dua hari, yakni 24 Desember dan 25 Desember 2017 (sampai dini hari 26 Desember) mendatang.

Penutupan ini terkait perayaan Natal 2017 di Kabupaten Beltim. Pemkab Beltim juga telah mengeluarkan edaran nomor 331.1/05/POLPPPKP/II/2017 yang ditujukan kepada para pengelola THM se-Beltim.

"Untuk mencipatkan kondisi aman, nyaman dan khusuk dalam menjalankan dan merayakan Natal pada 2017," bunyi surat edaran tersebut.

Plt. Kepala Dinas Polisi Pamong Praja Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Beltim Ronny Setiawan mengatakan, edaran itu dibuat sebagai bentuk perlakuan yang sama dan penghormatan dari pemerintah kepada seluruh umat beragama dalam melaksanakan aktivitas ibadah di Beltim.

"Ini juga sebagai bentuk toleransi antar umat beragama dengan menjaga kondisi tramtib yang kondusif. Semoga perayaan Natal bagi yang merayakannya pada tahun ini, dapat berjalan dengan khidmat, tenang, dan aman," ujar Ronny kepada Pos Belitung, Jumat (22/12) kemarin.

Sebelumnya, operasionalisasi THM jelang Natal 2017 dan Tahun Baru 2018 memang sempat menjadi pembahasan pada rapat koordinasi lintas sektoral Operasi Lilin Menumbing 2017 di graha Patriatama Mapolres Beltim, Rabu (20/12) lalu.

Pada rapat terkait pengamanan natal 2017 dan tahun baru 2018 tersebut itu, Wakil Bupati Beltim Burhanudin (Aan) menekankan soal kecelakaan lalu lintas, peredaran minumah beralkohol, kenakalan remaja di titik-titik rawan,

hingga operasionalisasi THM dan musik saat natal dan jelang tahun baru. Aan meminta hal tersebut untuk dijadikan perhatian lebih.(*)

"Semoga rakor ini momentum untuk menandai kebersamaan kita mengantisipasi hal-hal menjelang natal dan tahun baru, wabilkhusus terkait kenakalan remaja," kata Aan pada rakor yang juga dihadiri oleh sejumlah pejabat perwira Polres Beltim, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Beltim itu.(*)

Penulis: Dedi Qurniawan
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved