Guru Besar UPI Isi Materi Workshop Kurikulum Berbasis KKNI di STKIP Muhammadiyah Babel

Saat ini rangking pendidikan Indonesia selalu dirangking bawah oleh karena itu perlu ada perubahan, perguruan tinggi harus menyesuaikan dengan hal ini

Guru Besar UPI Isi Materi Workshop Kurikulum Berbasis KKNI di STKIP Muhammadiyah Babel
ist
Narasumber dan peserta workshop kurikulum kerangka kualifikasi nasional Indonesia yang diselenggarakan oleh kampus STKIP Muhammadiyah Bangka Belitung 

BANGKAPOS,COM, BANGKA—Kurikulum Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) bertujuan menjembatani perbedaan bahasa antara dunia kerja dengan dunia pendidikan atau pelatihan.

“Kurikulum berbasis KKNI ini juga bertujuan mendeskripsikan capaian pembelajaran suatu pendidikan atau pelatihan, membandingkan kualifikasi antar kerangka kualifikasi nasional dan internasional serta  menganalisi bakat dan minat,” papar Profesor Turmudi guru besar dari Universitas Pendidikan Indonesia dalam kegiatan workshop Kurikulum STKIP Muhammadiyah Bangka Belitung tahun 2017 di ruang Babel kampus STKIP MBB, Sabtu (23/12).

“ Saat ini rangking pendidikan di Indonesia selalu di rangking bawah oleh karena itu perlu ada perubahan, disini perguruan tinggi harus menyesuaikan dengan hal ini,” tandasnya.

Turmudi menambahkan bahwa untuk lulusan S1 lulusannya diharapkan mampu mengaplikasikan bidang keahliannya dan memanfaatkan ilmu pengetahuan serta teknologi, dia juga dituntut menguasai bidang tertentu secara umum dan konsep teoritis bagian khusus  dan bertanggungjawab terhadap pekerjaannya.

 “Jangan sampai lulusan S1 ketika diberi pekerjaan bilang tidak mampu nah mata kuliah apa yang bisa membekali ini. Pada kenyataannya ada mata kuliah tertentu yang tidak dipakai di lapangan namun ini untuk wawasan dan alat berpikir mahasiswa di lapangan,” jelasnya.

Sementara itu Dr Suliswiyadi dari PP Muhammadiyah dan dosen Universitas Muhammadiyah Magelang menyampaikan bahwa Kurikulum perguruan tinggi muhammadiyah (PTM) harus  mengacu pada ideologi nilai dasar persyarikatan Muhamamdiyah, visi isi persyarikatan dan statuta PTM disamping aturan-aturan lainnya.

“Ini penting karena ini inti nilai-nilai dari Muhammadiyah, dasar dari ini adalah  Alquran surat Ali Imron ;110 yang artinya kamu adalah umat terbaik yang dilahirkan untuk manusia menyuruh makruf mencegah yang mungkar dan beriman kepada Allah,” paparnya.

Dijelaskan Suiswiyadi bahwa indikator tugas pendidikan dalam Muhammadiyah adalah amar makruf, nahi mungkar dan tukminubillah.

“Konsep tukminubilalh ini yang sulit bagaimana nanti misalnya guru matematika bisa membuat soal yang mengandung unsur ini (tahu konsep yang ada dalam islam dan implementasinya), “ jelasnya.

Ia menandaskan pendidikan dalam Muhammadiyah ini berkonsep Al Maun. Dimana dari konsep Al Maun ini lahirlah ribuan amal usaha. Ia kemudian menggambarkan bagaimana KH Ahmad Dahlan mengajarkan surat ini kepada santrinya berulang kali sampai santri-santri tadi mengamalkan apa yang diamanahkan oleh surat ini.

“Keberagaman yang benar adalah keberagaman yang diaktualisasikan dalam sikap dan perbuatan kemanusiaan, setiap ritual ibadah haruslah memiliki misi kemanusiaan, orang islam yang rajin ibadah  tetapi tidak mau melakukan aktivitas kemanuasiaan termasuk pendusta agama. Belum bisa dianggap beragama kalau hanya memiliki kesalehan individu dan tidak memiliki kesalehan sosial, ini yang ada di Muhammadiyah ada kesalehan sosial,” pungkasnya.

Setelah paparan secara umum kegiatan dilanjutkan dengan diskusi secara paralel setiap prodi yakni Prodi PGSD, Prodi PJKR, Prodi Pendidikan Matematika dan Prodi Pendidikan Bahasa Inggris.

Kegiatan ini dibuka oleh Wakil Ketua 1 Maulina Hendrik, dan diikuti Kaprodi dan  dosen di lingkungan STKIP Muhammadiyah. Turut hadir Kepala Dinas Pendidikan Kota Pangkalpinang Edison Taher, LPMP, dan guru-guru.

Narasumber lain yang hadir dalam kegiatan ini yaitu Dr. Sri Winarni dari Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) dan Mauly Halwat Hikmat, Phd dari Universitas Muhammadiyah Solo.

Dalam kegiatan ini juga sekaligus dilakukan penandatanganan mou antara Prodi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Muhammadiyah Solo (UMS) dan Prodi Pendidikan Bahasa Inggris STKIP MBB.

Penulis: khamelia
Editor: khamelia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved