Natal, Ada Lonjakan Penumpang di Bandara Depati Amir Sebanyak 9 Persen

Pergerakan penumpang pada saat angkutan natal dan tahun baru ini ada mengalami kenaikan sekitar 9 persen

Natal, Ada Lonjakan Penumpang di Bandara Depati Amir Sebanyak 9 Persen
Bangkapos/Agus Nuryadhyn
Penumpang yang datang di Bandara Depati Amir, Sabtu (23/12/2017). 

Laporan Wartawan Bangkapos, Agus Nuryadhyn

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Angkutan Natal dan Tahun Baru ini melalui Terminal Bandara Depati Amir ada mengalami lonjakan penumpang dibanding tahun 2016 lalu.

Pada tahun lalu sekitar 6.000 penumpang dan tahun 2017 ini ada sekitar 7.000 penumpang.

"Pergerakan penumpang pada saat angkutan natal dan tahun baru ini ada mengalami kenaikan sekitar 9 persen," jelas General Manager PT Angkasa Pura II Bandara Depati Amir, Ibut Astono, ditemui di sela-sela pantau Posko Monitoring Angkutan Natal dan Tahun Baru di selasar terminal Bandara Depati Amir.

Menurut Ibut, pergerakan pesawat juga terjadi ada mengalami penambahan.

Dijelaskan Ibut, pihak PT Angkasa Pura II Bandara Depati Amir melakukan pengawalan ketat terhadap adanya lonjakan penumpang saat kedatangan maupun keberangkatan hingga pergerakan pesawat udara pada tahun 2017.

"Kami melakukan pengawalan ketat, agar perjalanan melalui Bandara Depati Amir berjalan aman dan lancar. Bahkan penumpang merasa aman dan puas dengan pelayanan dari PT Angkasa Pura II Bandara depati Amir," ujarnya.

Ibut mengemukakan lonjakan penumpang ini terjadi ada penambahan rute baru, Pangkalpinang-Bandung-Pangkalpinang.

Disamping itu pula ada ekstra flight yang dilakukan airline pada saat angkutan Natal 2017 dan Tahun Baru 2018.

"Airline yang melakukan ekstra penerbangan yaitu NAM Air untuk Pangkalpinang-Jakarta, dan Sriwijaya Air untuk rute Pangkalpinang-Palembang," ungkapnya.

Lebihlanjut Ibut menambahkan untuk posko monitoring angkutan Natal dan Tahun Baru dimulai 18 Desember 2017 hingga 8 Januari 2018.

Posko Monitoring angkutan Natal dan Tahun Baru ini, PT Angkasa Pura II Bandara Depati Amir melibatkan unsur Air NAV, PT Pertamina, Kepolisian Kesehatan pelabuhan, Airline, ground handling.

Ibut mengatakan posko ini untuk koordinasi dan konsolidasi, bila ada permasalahan dalam hal penerbangan di Bandara Depati Amir.(*)

Penulis: agusrya
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved