Breaking News:

VIDEO: Pokdakan Belinyu Sulap Drum Plastik Bekas Menjadi Perahu

Setelah diujicoba perahu drum plastic ini stabil dan tidak oleng, bahkan lajunya karena lebih ringan saat dikemudikan menggunakan mesin tempel.

Penulis: edwardi | Editor: khamelia
Bangkapos/edwardi
Anggota Pokdakan Perpat Permai Kecamatan Belinyu sedang membuat perahu dari bahan drum plastik bekas 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Edwardi

BANGKAPOS.COM, BANGKA –  Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Perpat Permai Kecamatan Belinyu Kabupaten Bangka Provinsi Kep. Bangka Belitung dengan kreatifnya mengubah drum plastik bekas menjadi perahu, baik perahu bermesin tempel maupun perahu kolek atau sampan dengan penggerak dayung.

Pokdakan Perpat Permai saat ini berusaha di bidang budidaya kepiting bakau atau ketem remangok polikultur ikan bandeng. Selain itu mereka sehari-hari juga bekerja sebagai nelayan dan buruh harian.

Sirpandi, Ketua Pokdakan Perpat Permai mengatakan ujicoba pembuatan perahu dengan bahan drum plastic bekas ini sudah dilakukan beberapa tahun yang lalu.

“Ide awalnya saat itu kami kesulitan mencari bahan baku papan dari kayu yang kuat dan tahan air, kami melihat ada drum plastik bekas lalu kami potong dan bentuk sedemikian rupa sehingga bisa dijadikan bodi perahu untuk menggantikan papan kayu,” kata Sirpandi, Senin (25/12/2017).

Ditambahkan, setelah selesai dan diujicoba ternyata perahu drum plastic ini stabil dan tidak oleng, bahkan lebih laju karena lebih ringan saat dikemudikan menggunakan mesin tempel.

“Perahu ini bahkan lebih kuat dan tahan dengan benturan, bila menabrak batu karang perahu ini mental dan tidak pecah, bahkan perahu ini tahan lama dbandingkan dari kayu,” ujarnya.

Diakuinya untuk melaut di seputaran dalam Teluk Kelabat dan sungai-sungai sampai saat ini belum ada kendala.

“Saat air laut bergelombang tinggi pun perahu ini masih bisa melaju dan menembusnya,” tukas Sirpandi.

Diungkapkannya, sampai saat ini sudah ada lima buah perahu yang berhasil dibuat anggota kelompoknya. Selain digunakan untuk  anggota sendiri juga bisa dijual seandainya ada yang mau memesannya.

“Kita siap membuat dan menjualnya bila ada yang berminat membelinya. Untuk harga tergantung besar kecil ukuran perahunya dan jumlah drum yang digunakan,” jelasnya.

Dicontohkannya, seperti perahu jenis kolek atau sampan dayung ini dengan panjang 3,6 meter menggunakan tiga drum plastik dan tiga keping papan, paku, dempul, dan cat dengan biaya sekitar Rp 1 jutaan.

“Kalau kita jual lagi perahu kolek yang sudah lengkap ini cukuplah dengan harga Rp 3 jutaan. Bagi yang berminat silahkan datang menghubungi kami, kita siap membuat perahunya sesuai dengan keinginan pemesannya,” tukasnya.  

Berikut videonya:

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved