Kota Kapur Dirambah Penambang, Dewan Minta Pemkab Koordinasi dengan Satker Balai Besar Purbakala

Sudah seyogyanya Situs Kota Kapur dilindungi, mohon kiranya masyarakat untuk tidak merusak dengan menambang di kawasan

Kota Kapur Dirambah Penambang, Dewan Minta Pemkab Koordinasi dengan Satker Balai Besar Purbakala
Bangkapos/Nurhayati
Hendra Yunus 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Nurhayati

BANGKAPOS.COM,BANGKA-- Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Bangka menyesalkan penambangan ilegal yang dilakukan warga di Kawasan Situs Kota Kapur di Desa Kota Kapur Kecamatan Mendobarat Kabupaten Bangka.

Menurutnya Situs Kota Kapur merupakan salah satu peninggalan sejarah yang ada di Kabupaten Bangka, yang seharusnya menjadi cagar budaya.

Baca: Penambang Rambah Kawasan Situs Kota Kapur, Anak-Anak Ikut Melimbang dan Ditemukan Gerabah Kuno

" Sudah seyogyanya Situs Kota Kapur dilindungi, mohon kiranya masyarakat untuk tidak merusak dengan menambang di kawasan tersebut," tegas Hendra Yunus saat dikonfirmasi bangkapos.com, Rabu (27/12/2017).

Dia minta Pemkab Bangka menyikapi hal ini, melalui Satpol PP berkoordinasi dengan dinas pariwisata untuk mengecek ke lapangan, apakah penambangan yang dilakukan berada dalam kawasan yang telah dipetakan oleh dinas pariwisata.

Untuk itu ia minta agar penambang di lokasi sekitar Situs Kota Kapur dapat dihentikan.

"Sangat disayangkan kalau jejak-jejak peninggalan sejarah tersebut hancur," kata Hendra Yunus.

Dia menyarankan juga agar Pemkab Bangka terus berkoordinasi dengan Satker Balai Besar Purbakala yang ada di Jambi agar ke depan dapat dilakukan tindakan nyata di lapangan terkait dengan pembangunan sarana untuk wisata sejarah di lokasi tersebut.

"Harapan kami pemda dapat memeriksa status lahan yang berada di kawasan tersebut apakah memang masih dimiliki oleh masyarakat atau memang sudah diplot semua menjadi kwasan situs tersebut, karena sangat disayangkan bahwa prasasti tersebut sudah dikenal sampai manca negara terkait degan batu tulisnya," harap Hendra Yunus.

Menyikapi banyaknya pelajar sekolah dasar yang melimbang timah di kawasan Situs Kota Kapur saat liburan sekolah, Politisi dari Partai Demokrat ini, meminta para orang tua menyadari dan menyikapi bahwa tugas anak-anak adalah belajar terlepas dari faktor kebutuhan ekonomi.

"Mudah-mudahan nanti pemda ke depan dapat membuka lapangan kerja yang layak bagi masa depan anak-anak. Oleh karena itu ke depan agar situs tersebut agar dapat dibangun berbagai fasilitas pendukung cagar budaya sehingga anak-anak di sekitar situslah ke depan dapat berperan dan bekerja, jikalau pariwisata sejarah ini dapat dikembangkan dan mendatangkan wisatawan berkunjung sehingga ada multiplayer efek yang positif bagi perekonomian masyarakat sekitar situs," ungkap Hendra Yunus.(*)

Penulis: nurhayati
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved