STKIP Muhammadiyah Bangka Belitung Gelar Wisuda Angkatan II

STKIP Muhammadiyah Bangka Belitung menggelar sidang senat terbuka wisuda angkatan II tahun akademik 2017/2018.

Bangkapos/idandimeikajovanka
Penyerahan Ijazah dan Piagam kepada sarjana 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Idandi Meika Jovanka

BANGKAPOS.COM, BANGKA – STKIP Muhammadiyah Bangka Belitung menggelar sidang senat terbuka wisuda angkatan II tahun akademik 2017/2018.

Sebanyak 93 wisudawan dan wisudawati menjalani pelantikan menjadi Sarjana Pendidikan Guru SD (PGSD) dan Sarjana Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi (PJKR) . Kegiatan tersebut dilaksanakan di Gedung Olahraga STKIP Muhammadiyah Bangka Belitung, Sabtu (30/12).

Ketua Majelis Dikti Litbang PP Muhammadiyah, diwakili Zamazari  mengucapkan selamat terutama kepada orangtua yang selama ini telah mendukung pendidikan anak-anak mereka.

"Orangtua yang saat ini mendampingi anaknya wisuda sangat bahagia sebab kerja keras terbayar dengan terwujudnya impian anak dan orangtua. Ada keringat tumpah setiap hari demi mengantarkan buah hati menyelesaikan pendidikan," tuturnya.

Kepada orangtua, Zamazari menghaturkan terimakasih karena telah mempercayakan STKIP Muhammadiyah MBB sebagai kampus menimba ilmu keguruan.

Ia menyampaikan ada tiga hal yang menjadi landasan Muhammadiyah dapat dipercaya menghasilkan sarjana-sarjana berkualitas dan berakhlak.

Pertama, perjuangan dan semangat orang tua dengan tekat perserikatan Muhammadiyah.

Kedua, pendirian setiap perguruan negeri diwajibkan sebagai pusat unggulan, terbukti dari 24 perguruan tinggi terbaik di Indonesia, 5 diantaranya merupakan Muhammadiyah.

Selanjutnya, Muhammadiyah mempunyai komitmen bagi perserikatan bukan industri, artinya tidak sekedar mengejar mutu pendidikan saja tetapi sebuah kekuatan penggerak dakwah. Sehingga, diharapkan setiap lulusan mendapatkan kerangka islam yang modern, tidak radikal, dan berakhlak mulia.

“Perguruan tinggi Muhammadiyah pertama sekali berdiri di Padang Panjang dan berkembang sampai saat ini terdapat 173 perguruan tinggi tersebar di seluruh Indonesia. Sehingga, menjadikan Muhammadiyah sebagai ormas terbesar mengelola lembaga pendidikan,” kata Zamazari.

Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved