Afat Diadili, Bos Timah Parit Tiga Ini Mengaku Bersalah

Terdakwa Afat mengakui telah menampung pasir timah (ilegal). Sebenarnya dia mengaku punya ijin, namun di menampung timah

Afat Diadili,  Bos Timah Parit Tiga Ini Mengaku Bersalah
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi Palu hakim 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Fery Laskari

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Bos timah asal Parit Tiga Bangka Barat, Afat mengaku bersalah. Kolektor satu ini menampung hasil tambang dari luar ijin usaha pertambangan (IUP).

Pengakuan itu diutarakan Afat saat agenda sidang pemeriksaan terdakwa di Pengadilan Negeri (PN) Sungailiat.

"Terdakwa Afat mengakui telah menampung pasir timah (ilegal). Sebenarnya dia mengaku punya ijin, namun di menampung timah di luar IUP," kata Ketua Pengadilan Negeri (PN) Sungailiat, Sarah Louis Simanjuntak diwakili Humas II, R Narendra Mohni mengulas pengakuan terdakwa kepada Bangka Pos Group, Jum'at (5/1/2018).

Kilas balik pengakuan Terdakwa Afat diutarakan Narendra, sehari setelah persidangan pemeriksaan terdakwa digelar.

"Saat sidang kemarin (Kamis, 4/1/2018), terdakwa mengaku membeli timah dari masyarakat penambang di sekitarnya (Parit Tiga)," kata Kiki, sapaan akrab Narendra, saat memberikan keterangan didampingi Ketua Majelis Hakim, Jonson Parancis.

Sidang berjalan lancar sejak bulan lalu. Afat menjalani status sebagai tahanan hakim, yang dititipkan di Rutan Muntok Bangka Barat.

Sementara Jaksa Penuntut Umum (JPU), sebelumnya mendakwa Afat menggunakan Pasal 161 Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Minerba.

"Sidang dimulai pembacaan surat dakwaan oleh JPU beberapa pekan silam, kemudian dilanjutkan pemeriksaan para saksi. Sidang berikutnya, pekan depan, agendanya tuntutan Jaksa (JPU) terhadap terdakwa," katanya.

Dilansir sebelumnya, Tjen Sui Fat alias Afat warga Puput Kecamatan Parit Tiga Kabupaten Bangka Barat, ditangkap.

Bos timah ini disergap oleh Tim Subdit Tipidter Krimsus Polda Kepulauan Bangka Belitung.

Ketika itu disebutkan, Afat merupakan kolektor pasir timah yang diduga melakukan aktifitas ilegal tanpa dilengkapi ijin dan dokumen sah.

Polisi berhasil menyita barang bukti (BB)) di gudang Afat, antara lain, 51 karung berisi pasir timah, total berat 2.028 kg.(*)

Penulis: ferylaskari
Editor: tidakada016
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved