Habis Liburan Panjang Kok Jadi Malas dan Bad Mood?

Musim liburan yang membahagiakan bisa berubah jadi kesedihan setelah kita harus kembali ke rutinitas awal.

Habis Liburan Panjang Kok Jadi Malas dan Bad Mood?
Bad mood dan depresi setelah liburan 

BANGKAPOS.COM - Siapa yang tidak suka dengan liburan? 

Hanya di waktu liburan Anda bisa memaksimalkan waktu untuk bersantai dan beristirahat. 

Namun, ada satu hal yang paling tidak menyenangkan dari liburan. 

Ya, saat liburan harus berakhir. Bawaannya pun jadi murung dan uring-uringan. 

Musim liburan yang membahagiakan bisa berubah jadi kesedihan setelah kita harus kembali ke rutinitas awal. 

Nah,jika Anda merasa kaget, murung, bahkan depresi setelah liburan, bisa jadi Anda terkena sindrom post holiday blues

Sindrom ini merupakan kondisi emosional yang dirasakan setelah menikmati liburan.

Yang menjadi penyebab Anda merasa murung bisa jadi karena dua hal, yaitu merasa liburan Anda sangat menyenangkan namun harus diakhiri, atau Anda hanya ingin ada di masa liburan daripada kembali bekerja.

Sindrom ini mirip dengan seasonal affective disorder (SAD), yaitu gangguan emosional yang terjadi pada waktu-waktu tertentu, sama halnya dengan sindrom setelah menikah yang merasa ‘kaget’ saat euforia pernikahan berakhir. 

Maka, tak heran banyak dari Anda yang merasakan murung atau depresi setelah liburan.

Halaman
123
Editor: fitriadi
Sumber: Intisari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved