Soal Penolakan Pembukaan Perkebunan Ubi, Tony : Serahkan Kepada Masyarakat

Camat Riausilip Tony Ali mengaku telah menerima laporan hasil musyawarah dari masyarakat Dusun Bernai Desa Berbura Kecamatan Riausilip

Soal Penolakan Pembukaan Perkebunan Ubi, Tony : Serahkan Kepada Masyarakat
Bangkapos/Riyadi
Areal pemukiman warga di Dusun Bernai Desa Berbura Kecamatan Riausilip, yang berada disekitar Kawasan Hutan Konservasi Taman Nasional Bukit Maras. 

Laporan Wartawan Bangka Pos Riyadi

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Camat Riausilip Tony Ali mengaku telah menerima laporan hasil musyawarah dari masyarakat Dusun Bernai Desa Berbura Kecamatan Riausilip.

Hasil musyawarah itu, menolak terhadap rencana pembukaan areal perkebunan ubi oleh salah satu perusahaan.

Laporan hasil musyawarah itu, juga diketahui oleh Pengurus BPD (Badan Permusyawaratan Desa).

"Kami kembalikan ke masyarakat, itu (menolak) hak masyarakat, kami nggak boleh turut campur, apalagi bermain. Namun yang terpenting, masyarakat kami harapkan untuk menjaga ketentraman dan ketertiban bersama," kata Tony kepada bangkapos.com Minggu (5/1/2018).

Warga Bernai, Din meminta pemerintah untuk turun langsung ke lapangan guna melihat permasalahan yang sebenarnya.

Tujuannya agar tercipta rasa lega, aman dan nyaman bagi masyarakat, sehingga rutinitas bisa kembali seperti semula.

Warga setempat meminta pemerintah agar bisa memperhatikan Dusun Bernai dengan terobosan-terobosan yang langsung menyentuh dan memiliki keberpihakan terhadap masyarakat, yakni dibidang pemberdayaan ekonomi dengan melalui program kebun kelompok sawit rakyat (KKSR).

"Dengan KKSR ini, akan terbangun pemberdayaan ekonomi dalam jangka panjang. Kalau ini, belum tentu setiap tahun masyarakat berminat untuk berkebun dan menanam," ujarnya.(*)

Penulis: riyadi
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved