Kades Sadai Sebut Kapal Compreng Telah Menjauh

Saat ini sudah tidak ada lagi nelayan Sadai yang mengeluhkan keberadaan kapal compreng maupun trawl

Kades Sadai Sebut Kapal Compreng Telah Menjauh
ist
Kapal nelayan yang menggunakan alat tangkap cumi menjadi keluhan nelayan Sadai beberapa waktu lalu, telah diperingatkan dan diminta pergi di wilayah tangkap nelayan tradisional oleh anggota Sat Pol Air Sadai. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Riki Pratama

BANGKAPOS.COM, BANGKA--Kades Sadai M Amin mengatakan bahwa saat ini sudah tidak ada lagi nelayan Sadai yang mengeluhkan keberadaan kapal compreng maupun trawl di perairan Sadai, Kabupaten Bangka Selatan.

Menurutnya telah bergesernya kapal itu karena diduga, pemberitaan di media dan penolakan masyarakat nelayan terhadap keberadaan kapal tersebut.

"Sudah pergi jauh, dan nelayan sudah tidak ada lagi mengeluhkan, inilah karena dihebohkan dulu baru mereka pergi, tetapi nantinya bisa balik lagi," kata Kades Amin kepada wartawan , Selasa (9/1/2018).

Amin mengatakan, sudah dua kali pertemuan mereka lakukan dengan berbagai pihak yang memiliki kewenangan seperti Dit Pol Air Polda Babel, Pol Air Polres Basel serta dari pihak DKP Basel terhadap perairan di Kabupaten Bangka Selatan.

"Mereka memberikan kontak handphone apabila masih ada kapal tersebut masuk ke wilayah tangkap nelayan agar bisa memberi tahu mereka," ujarnya

Amin menambahkan, namun beberapa waktu lalu pihak nelayan menemukan kapal nelayan yang mirip dengan kapal compreng berlayar di perairan tangkap nelayan Sadai.

"Kapal nelayan dari Sungailiat menggunakan alat tangkap cumi, lampu yang begitu terang menyerupai compreng yang menjadi keluhan nelayan bagan, sempat digiring Pol Air ke pelabuhan Sadai, diperingatkan dan dibuatkan surat peringatkan untuk tidak berada di wilayah tangkap nelayan," jelas Kades.

Penulis: Riki Pratama
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved