Astaga! Ternyata 3 Wanita yang Terlibat Video Mesum Tante Muda vs Bocah Bandung Sedang Hamil

Susanti, Herni, dan Apriliana alias Intan ternyata sedang berbadan dua dan kini harus menjalani hidup di ruang tahanan.

Astaga! Ternyata 3 Wanita yang Terlibat Video Mesum Tante Muda vs Bocah Bandung Sedang Hamil
Youtube
Video mesum anak kecil dan wanita dewasa di Bandung 

BANGKAPOS.COM, BANDUNG - Fakta baru mengejutkan terungkap setelah polisi berhasil menangkap orang-orang di balik peredaran video viral Bocah SD.

Ternyata, tiga tersangka kasus video viral Bocah SD vs Tante Muda itu sedang hamil.

Informasi yang dihimpun Tribun Jabar, ketiga tersangka itu, yakni Susanti (37), Herni (37), dan Apriliana alias Intan (19), ternyata sedang berbadan dua dan kini harus menjalani hidup di ruang tahanan.

//

"Sebagai tetangga dekat, saya kaget mereka terlibat seperti itu. Apalagi mereka ditahan dalam kondisi hamil, yakni Susanti hamil empat bulan, Herni enam‎ bulan, dan Intan sembilan bulan," kata Imas Yoyong (38) di kediamannya di Kampung Gugunungan atau Babakan Sari 3 Kelurahan Babakan Sari Kecamatan Kiaracondong, Bandung, Selasa (9/1/2018).

Baca: Bocah Pemeran Video Mesum Bareng Tante Muda di Bandung Jadi Pengamen Sejak Usia 3 Tahun

Imas tetangga serta kerabat dekat Susanti dan Herni sudah tinggal di kawasan padat sejak 1980-an.

Kampung itu berada di belakang Stasiun Kiaracondong dan tepat berada di pinggiran rel.

Pemukiman di kawasan itu bisa diakses dengan jalan gang selebar kurang dari dua meter.

"‎Saya sudah tahu Susanti hamil, Herni tahu bulan kemarin. Saya tanya ternyata benar. Kalau Intan mah bulan kemarin sebelum tahun baru lihatnya. Saya juga orang miskin," kata dia.

Baca: Sang Sutradara Sudah Bikin 3 Video Porno Tante dan Bocah, Si Bule Minta Lagi

Seperti diketahui, tersangka Susanti (37) merupakan orang tua dari Dn (9), dan tersangka Herni (37) orang tua dari Rd (9), di mana kedua anak tersebut turut berperan dalam video viral tersebut.

Sedangkan Apriliana alias Intan yang berprofesi sebagai pemandu lagu di kawasan Kiaracondong dan belum menikah, berperan sebagai perempuan yang beradegan video viral Bocah SD dengan Dn di video tersebut.

Ketiga tersangka itu saat ini ditahan di Mapolda Jabar untuk diperiksa lebih lanjut.

Baca: Tante Muda Pemeran Video Mesum Bersama Bocah Bandung Ternyata Bekerja di Tempat Ini

Menurut Imas, saat penangkapan dilakukan pada malam hari, tidak ada warga yang tahu.

"Baru besok paginya warga sekampung tahu kalau mereka dibawa sama polisi. Semua kaget, kok mereka setega itu," ujar Imas.

Direktur Reserse dan Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Jabar Kombes Pol Umar Surya Fana membenarkan kondisi tersangka.

Hanya saja, dari tiga tersangka yang disebut hamil hanya dua yang sedang berbadan dua.

"Intan hamil empat bulan. Susanti hamil ‎enam bulan," ujar Umar lewat pesan elektroniknya pada Tribun.

Baca: Penahanan Tante IM Pemeran Video Mesum Bareng Bocah Bandung Ditangguhkan

Di berita sebelumnya, Polda Jabar membutuhkan waktu kurang dari tiga hari untuk mengungkap kasus video Viral Bocah SD dengan pemeran anak dan perempuan dewasa tersebut.

Dalang pembuatan itu bernama Muhamad Faisal Akbar (30). Ia ditangkap Polda Jabar di kawasan Buah Batu Kota Bandung pada Minggu (8/1/2018).

Melansir dari Tribun Jabar, peristiwa ini berawal dari pembuatan foto dewasa dengan subyek anak kecil berinisial Dn (9) dengan perempuan bernama Apriliana alias Intan (28) di sebuah hotel.

Baca: Akhirnya Terbongkar, Video Mesum Tante vs Bocah Bandung Ternyata Dibiayai Warga Asing

Tidak hanya sekali itu, Apriliana kemudian melakukan sesi foto dengan memakai celana dalam dan bra bersama Dn.

Dn kemudian diberi imbalan Rp 300 ribu dan Apriliana mendapat total imbalan sebesar Rp 1.6 juta dalam dua kali pertemuan.

Foto-foto itu kemudian diunggah di akun komunitas Facebook bernama Vika yang isinya terdapat warga negara asing (WNA) asal Rusia ‎berinisial R dan N asal Kanada.

Baca: Otak Video Mesum Tante vs Bocah Terbongkar, Pelaku Telpon Ibu Korban Lalu Minta Beginian

Dua WNA ini belakangan jadi berperan sebagai pemesan video viral Bocah SD .

"Pengakuan Faisal, dia diminta R dan N untuk membuat video viral Bocah SD anak-anak dan perempuan dewasa," ujar Kapolda Jabar Irjen Pol Anton Budi Maryoto di Mapolda Jabar, Senin (8/1/2018).

Permintaan itu kemudian dipenuhi. Pada pertemuan ketiga sekitar Mei tahun lalu, Apriliana datang kembali dengan Dn ke di hotel tempat Faisal menunggu.

Sang bocah berinisial Dn ini semula enggan melakukan adegan video viral Bocah SD apalagi direkam. Lantas Faisal kemudian menelpon orang tua Dn bernama Susanti untuk datang ke hotel.

Baca: Inilah Sosok Tante Imel dan Tante Intan Pemeran Video Mesum Bandung yang Berhasil Ditangkap

Faisal kemudian meminta Susanti untuk menyuruh anaknya beradegan video viral Bocah SD dengan Apriliana dengan menghadirkan teman dekat Dn berinisial Sp (11) untuk menemani beradegan video viral Bocah SD‎.

Perekaman video viral Bocah SD pun dimulai di ruangan kamar hotel.

"Saat perekaman video‎, Susanti hadir menyaksikan anaknya beradegan video viral Bocah SD dengan diarahkan oleh Faisal. Apriliana mendapat imbalan sebesar Rp 1 juta, Dn mendapat Rp 300 ribu dan Sp sebesar Rp 100 ribu," kata Kapolda.

Produksi video viral Bocah SD pertama yang dibuat Mei 2017 itu kemudian dikirim ke R dan N via aplikasi pesan instan Telegram. R dan N kemudian diminta lagi untuk membuat video serupa.

Baca: Video Cewek Begituan dengan Pacar Terbongkar, Awalnya Teman Minta Copy Video Lucu

Akhirnya, dibuatlah video viral Bocah SD kedua oleh Faisal sebagai pengarah pada Agustus 2017 dengan difasilitasi oleh Sri Mulyati alias Cici (36) sebagai perekrut perempuan bernama Imelda Oktaviani alias Imel (27).

Perempuan benama alias Cici menawarkan pada Imel untuk membuat video viral Bocah SD di hotel bersama anak berinisial Rd (9) anak dari seorang ibu bernama Herni‎.

Di hotel ini, adegan video viral Bocah SD dilakukan mulai dari balkon kamar hotel dengan direkam dan diarahkan oleh Faisal. Herni hadir di kamar hotel itu saat perekam.

"Imel mendapat imbalan sebesar Rp 1.5 juta, orangtua Rd bernama Herni mendapat Rp 500 ribu dan Cici mendapat Rp 1 juta‎," kata Kapolda.

Baca: Klub yang Incar Egy Maulana Vikri Ini Sering Lahirkan Pemain Berkelas Liga Champions

Tidak lama kemudian, video viral Bocah SD Imel dengan Rd menyebar. Dia kemudian meminta ganti rugi pada Faisal.

Faisal dan Imel ini akhirnya bertemu dan Imel diberi uang ganti rugi sebesar Rp 2.7 juta dan biaya Rp 500 ribu untuk mengubah tato d paha kiri.

"Total rp 3.2 juta yang diterima Imel ini diberikan lagi ke Cici sebesar Rp 250 ribu dan Rp 150 ribu untuk orang tua Rd," kata Kapolda.

Baca: Hati-hati Tertipu Berita Hoax Tes CPNS 2018, Baca Info Resmi di Sini!

Semua pihak yang terlibat dalam kasus ini, sebanyak tujuh orang sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Enam orang sudah ditangkap dan satu lagi bernama Ismi berperan sebagai penghubung masuk daftar pencarian orang (DPO). (*)

Berita ini sebelumnya diterbitkan Surya berjudul Wanita Dalam Video Viral Bocah SD vs Tante Muda Ternyata Sedang Hamil, Ini Kondisi Terbarunya

Editor: fitriadi
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved