Breaking News:

IPW Desak Usut Pernyataan La Nyalla Soal Prabowo Minta Rp 40 Miliar

Pernyataan La Nyalla bahwa dirinya dimintai uang Rp 40 miliar oleh Prabowo perlu diusut Satgas Anti Politik Uang Polri.

Editor: fitriadi
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Terdakwa kasus suap dana hibah yang merupakan Mantan Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur La Nyalla Mahmud Mattalitti memasuki ruang sidang saat menjalani sidang dengan agenda pembacaan dakwaan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (5/9/2016). La Nyalla didakwa melakukan tindak pidana korupsi untuk memperkaya diri sendiri dengan mengambil keuntungan dari penjualan initial public offering (IPO) Bank Jatim yang dibeli menggunakan dana hibah Pemerintah Provinsi Jawa Timur sebesar Rp 1,105 miliar. TRIBUNNEWS/HERUDIN 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Pernyataan La Nyalla Matalitti bahwa dirinya dimintai uang Rp 40 miliar oleh Prabowo, agar bisa ikut dalam Pilkada Jatim perlu ditelusuri dan diusut Satgas Anti Politik Uang Polri.

Tujuannya agar kasus politik uang di balik Pilkada Serentak 2018 bisa terbongkar.

Hal ini disampaikan oleh Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW), Neta S Pane, Jumat (12/1/2018).

Baca: Soal La Nyalla Tuding Prabowo Minta Rp 40 M, Begini Kata Fadli Zon

Neta berharap dengan terbongkarnya kasus politik uang itu, bisa diketahui siapa saja yang terlibat, siapa saja yang menjadi korban, dan partai mana saja yang 'doyan' politik uang di Pilkada 2018.

"Kasus La Nyalla harus menjadi pintu masuk bagi Satgas Anti Politik Uang Polri untuk menciptakan Pilkada yang bersih dan berkualitas," ujar Neta, dalam keterangannya, Jumat (12/1).

Baca: Video Bokep Tante Muda vs Bocah Bandung Diedarkan di Luar Negeri, Harga Pesanannya Segini

Ia mengungkap bahwa sebelum La Nyalla, Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi, juga mengaku dirinya pernah diminta Rp 10 miliar oleh oknum Golkar agar bisa mendapatkan rekomendasi untuk maju ke Pilkada Jabar.

Menurutnya, apa yang dikatakan La Nyalla maupun Dedi sebenarnya bukanlah hal baru. Isu uang mahar sudah menjadi rahasia umum di balik pencalonan kepala daerah.

Baca: Katanya Sering Giniin Suami, Djarot Ungkap Kelakuan Veronica Tan Terhadap Ahok Selama Ini

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved