Breaking News

Banyak yang Tak Tahu, Ini Sosok Ibu Soimah, Penjual Ikan Sekaligus Guru Baginya

Dikenal sebagai artis papan atas yang serba bisa, jalan yang ia tempuh untuk meraih sukses ternyata cukup panjang

Editor: Iwan Satriawan
Istimewa

BANGKAPOS.COM--Mungkin Anda pernah dengar istilah hasil tak akan pernah mengkhianati usaha?

Istilah tersebut tampaknya benar-benar bekerja pada kehidupan artis satu ini.

Dikenal sebagai artis papan atas yang serba bisa, jalan yang ia tempuh untuk meraih sukses ternyata cukup panjang.

 Soimah Pancawati
Soimah Pancawati (Instagram)

Ia adalah Soimah.

Sinden cantik dari desa yang berhasil menjadi artis papan atas ibu kota.
Soimah Pancawati lahir di Pati pada 29 September 1980.

Awalnya, ia adalah seorang penyanyi dan pembawa acara yang berdomisili di Yogyakarta.

Bakat seni di dalam diri Soimah memang sudah mengalir sejak ia masih kecil.

Kini ia menjadi salah satu penyanyi berbakat yang cukup dikenal oleh masyarakat Indonesia.

Tak hanya dikenal sebagai penyanyi, Soimah juga dikenal sebagai presenter kocak.

Untuk menjajaki porfesinya seperti sekarang, bukan hal yang mudah bagi Soimah.

Melansir dari Warta Kota, Soimah pernah mendapat bayaran Rp 3.000 sekali manggung.

Saat masih tinggal bersama orang tuanya di Pati, Jawa Tengah, penyanyi yang juga penari dan sinden itu bahkan pernah kerja sebagai pembawa es balok.

"Saat masih SD sampai SMP di Pati, aku suka menggendong es balok hingga 200 meteran," kata Soimah.

Sebagai pembawa es balok, selain harus tahan dingin, Soimah juga bekerja sedari sore hingga menjelang subuh.

"Aku kerja sampai malam, jam 03.00 subuh bangun lagi terus bantu ibu ke pasar," cerita Soimah.

Di pasar dekat rumahnya, ibu Soimah berjualan ikan.
Soimah kecil pun membantu ibunya berjualan ikan.

"Aku sering bersihin ikan," katanya.

Tidak hanya membersihkan, Soimah juga rajin menaburi ratusan ikan-ikan yang akan dijual ibunya itu dengan garam.

Begitu usai menaburi dengan garam, Soimah kemudian mengeringkan ikan-ikannya di pinggiran pantai.

"Kadang-kadang cari alang-alang di sawah juga," kata Soimah mengenang masa kecilnya saat masih di Pati.

Selepas dari pasar nelayan itu, Soimah baru masuk sekolah.

"Aku ke sekolah juga masih bau ikan sampai tanganku merah-merah karena bersihin ikan," cerita Soimah.

Saat masih kecil dan remaja di Pati itu, Soimah tidak pernah mengenal dunia seni.

Lantaran orang tuanya hidup serba pas-pasan, Soimah tidak pernah diberi uang saku setiap kali berangkat ke sekolah.

Dari sekolahnya itu, Soimah iseng-iseng mencari penghasilan.
Kebetulan, di sekolahnya ada grup ketoprak tobong.

Soimah pun bergabaung dengan grup ketoprak sekolahnya.

Lewat pementasan itu, Soimah mencari-cari uang recehan buat jajan.

Soal hubungannya dengan orang tua, Soimah begitu menaruh hormat pada keduanya.

Bahkan ia kerap kali menangis kala mengenang sosok ibundanya yang kini almarhum.

Bagi Soimah, ibunya adalah guru dirinya dalam berlatih mandiri, bekerja keras, dan tidak bergantung pada orang lain.

Ia juga terkenang saat ibunya masih hidup, ketika itu almarhumah belum memiliki mukena bagus.

Tapi Soimah belum mampu membelikannya.

Sayang, saat Soimah sukses dan muncul di tv seperti impian almarhumah, ibunya keburu meninggal dunia.

Untuk mengenang sosok ibunya, Soimah mengunggah foto almarhumah semasa hidup, Minggu (14/1/2018).

Ia membuat kolase foto dirinya dengan sang ibu, Kasmiyati.

Terlihat sosok ibunya yang sederhana namun tampak tegas.

Wanita itu juga memiliki penampilan yang khas Jawa.

Sekilas terlihat garis wajah yang mirip antara Kasmiyati dan Soimah.

"ibu," tulis Soimah singkat sebagai caption.

Dalam hitungan jam, postingan Soimah itu lantas dibanjiri komentar netizen.

ajis_swmc: "Pasti ibunya make sudah bahagia di sana dan lihat make sudah sukses kita perlu nangis Kalau ditinggal orang tua yang diperlukan doa buat orang tua menangis Jangan karena ditinggal orang tua menangis karena kita belum bisa bikin orang tua kita bahagia betul nggak make @showimah."
satriaelsahid: "mae @showimah mirip jeng ibu nya.. dua2 cantik."
tin.prihatini: "Masyaallah..mak' e mirip bundanya.. sukses yaa." (Tribunsolo/Hanang Yuwono)

Sumber: Tribun Solo
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved