ACT Babel Optimis Bisa Kumpulkan 100 Ton Beras Bantu Palestina

Aksi Cepat Tanggap (ACT) menggagas program global bantuan secara masif dengan mengumpul bantuan 10.000 ton beras yang akan disalurkan ke Palestina

ACT Babel Optimis Bisa Kumpulkan 100 Ton Beras Bantu Palestina
Bangka Pos / Idandi Meika Jovanka
Kegiatan konferensi pers ACT pemberangkatan 10.000 ton beras Kapal Kemanusiaan Palestina 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Idandi Meika Jovanka

BANGKAPOS.COM, BANGKA –Aksi Cepat Tanggap (ACT) menggagas program global bantuan secara masif dengan mengumpul bantuan 10.000 ton beras yang akan disalurkan ke Palestina melalui program kapal kemanusiaan Palestina.

Ketua ACT Sumbangsel, Ardiansyah dalam konfrensi pers, Senin (15/1/2018) mengatakan khusus Provinsi kepulauan Bangka Belitung dari target 10.000 ton beras yang akan disalurkan, Babel optimis dapat mengumpulkan 100 ton beras. 

Dikatakan Ardiansyah ACT merupakan lembaga sosial kemanusian global yang mengembangkan sejumlah aktivitas seperti, kegiatan tanggap darurat, program pemulihan pasca bencana, pemberdayaan dan pengembangan masyarakat. Selain itu, ada pula program berbasis spiritual seperti qurban, zakat, dan wakaf.

"10.000 ton beras yang akan dikirim ke Palestina  yang dilayarkan melalui Program Kapal Kemanusiaan. Tidak hanya beras, bantuan pangan lain seperti gula dan tepung juga turut diangkut oleh Kapal Kemanusiaan ke  Palestina," ujarnya, Senin (15/1/2018).

Ia menjelaskan bantuan pangan menjadi prioritas pengiriman bantuan kemanusiaan kepada Palestina. Pasalnya, pangan menjadi kebutuhan mendesak warga Palestina. Sebab, berdasarkan informasi yang telah tersebar pasang-surut tindakan represif sepihak Israel baik langsung maupun melalui loby zionisme semakin memperburuk kondisi warga Palestina.

“Tak hanya di Yerusalem Timur, tapi juga di Gaza. Berpuluh tahun, meski berada di Tanah Air nya sendiri, mereka hidup dalam serba keterbatasan,” kata Ardiansyah

Selanjutnya, ia memaparkan populasi Gaza saat ini berkisar kurang dari 2 juta jiwa, lebih dari 80% warganya hidup dalam kesulitan ekonomi, sosial termasuk pangan.

Sejauh ini mereka hidup serba terbatas dan mengandalkan bantuan dari dunia luar. Hingga kini, ada lebih 200.000 keluarga di Gaza yang memerlukan bantuan kemanusiaan.

“Diperkirakan volume 10.000 ton bantuan pangan tersebut mampu memberi dukungan logistik bagi warga Palestina yang membutuhkan. Kita optimis 100 ton beras akan dilayarkan bantuan dari masyarakat Bangka Belitung. dari 100 ribu orang, kalau menyumbang 1 Kg, maka akan terkumpul 100 ton beras, ini bentuk dukungan kita untuk kemerdekaan Palestina," ucapnya.

Halaman
12
Penulis: Idandi Meika Jovanka
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved