Hasil Tes Urine, 5 Calon Peserta Pilkada di Sulsel Terindikasi Menggunakan Benzoat

5 bakal calon peserta pilkada serentak di Sulawesi Selatan terindikasi memiliki urine yang mengandung benzoat.

Hasil Tes Urine, 5 Calon Peserta Pilkada di Sulsel Terindikasi Menggunakan Benzoat
(KOMPAS.com/Hendra Cipto)
Ketua IDI Sulsel, dr Muhammad Ichsan Mustari menyerahkan hasil pemeriksaan kesehatan masing-masing pasangan bakal calon peserta Pilkada di Sulsel kepada KPU masing-masing Kabupaten/Kota dan Provinsi di Sulsel, Selasa (16/1/2018). 

BANGKAPOS.COM--Setelah diperiksa kesehatan oleh Badan Narkotika Nasional Provinsi Sulsel, 5 bakal calon peserta pilkada serentak di Sulawesi Selatan terindikasi memiliki urine yang mengandung benzoat.

Hal tersebut disampaikan Kabid Pencegahan BNNP Sulsel, Jamaluddin setelah menyerahkan berkas hasil pemeriksaan kesehatan seluruh pasangan bakal calon peserta pilkada di Sulsel kepada masing-masing KPU kabupaten/kota di sekretariat Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Sulsel, Jalan Boulevard, Makassar, Selasa (16/1/2018).

Menurut Jamaluddin, dari 74 pasangan calon yang mengikuti pemeriksaan kesehatan, ada lima orang yang terindikasi menggunakan bahan benzoat. Dia menjelaskan, bahan benzoat yang dimaksud adalah kandungan obat-obatan.

"74 orang yang kita tes urinenya, 5 orang di antaranya menggunakan benzoat. Kita tidak tahu jenis obat apa yang digunakan, namun ada 5 orang. Saya tidak hapal semua siapa-siapa dan dari mana. Tapi ada dari Kabupaten Pinrang," ungkapnya.

Lanjut Jamaluddin, urine 5 orang bakal calon peserta Pilkada di Sulsel ini akan kembali diperiksa di laboratorium BNN Pusat di Jakarta. Pemeriksaan lanjutan ini untuk mengetahui jenis obat apa yang dikonsumsi.

"Terkait hasil pemeriksaan lanjutan di BNN pusat, saya tidak bisa ungkapkan. Biar nanti KPU yang beberkan hasilnya bagaimana terkait pemeriksaan yang dilakukan BNN. Jelas kami hanya memeriksa urine para bakal calon, apakah terindikasi morfin, ganja, sabu, ekstasi dan benzoat," tambahnya.

Sementara itu, Ketua IDI Sulsel, dr Muhammad Ichsan Mustari yang dikonfirmasi enggan memberikan hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh tim dokter.

"Dalam pemeriksaan kesehatan ada dua yang lakukan, yakni IDI dan BNN. Kami tidak bisa ungkapkan hasil pemeriksaan kesehatan masing-masing pasangan bakal calon peserta pilkada di Sulsel," katanya.

Editor: khamelia
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved