Senin, 13 April 2026

60 Tuna Grahita di Babel Ikuti Seleksi PSBG Ciungwanara Bogor

Panti Sosial Bina Grahita (PSBG) Ciungwanara Bogor menseleksi 60 tuna grahita di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung

Editor: M Zulkodri
ist
Tim PSBG Ciungwanara Bogor melakukan seleksi tuna grahita di Pangkalpinang, Rabu (17/1/2018) 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Krisyanidayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Panti Sosial Bina Grahita (PSBG) Ciungwanara Bogor menseleksi 60 tuna grahita di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung untuk mendapatkan pendampingan dan pembinaan langsung selama empat bulan.

Panti Sosial Bina Grahita Ciungwanara Bogor merupakan Unit Pelaksana Teknis Kementerian Sosial yang merupakan panti yang melaksanakan rehabilitasi sosial bagi tuna grahita.

Kepala Panti Sosial Bina Grahita Ciungwanara Bogor, Sumiatun mengatakan nantinya hanya akan ada 40 tuna grahita yang akan mendapatkan pendampingan dan pembinaan langsung.

"Data yang diajukan 150 orang tapi kami Seleksi misalnya umur yang diatas 40 tahun gugur, yang kami seleksi ada 60orang yang kita seleksi, tahun ini ada 4o untuk Babel yang mendapatkan pendampingan. Ini merupakan progam pelayanan jarak jauh," kata Sumiatun, Rabu (17/1/2018).

Ia mengatakan nantinya 40 orang tuna grahita ini akan didampingi 15 orang Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) selama empat bulan.

"15 orang TKSK ini akan dikirim ke panti nanti mereka dilatih selama 1 minggu, mereka dikasih tau bagaimana cara menangani dan melayani disabilitas. Mereka satu minggu harus dua kali mengunjungi disabilitas dan melihat perkembangannya," katanya.

Nantinya, pendampingan yang dilakukan dalam bentuk bina mandiri sehingga bisa melakukan aktivitas pribadi secara mandiri. Selain itu juga harus dibekali dengan keterampilan handy craft, keahlian wirausaha.

Kasi rehabilitasi sosial penyandang disabilitas dan lanjut usia dinas sosial Babel, Sri Kumalasari mengatakan ini merupakan tahun pertama adanya program pendampingan bagi tuna grahita. Ia berharap tahun-tahun mendatang kouta untuk Babel akan meningkat.

"Ini baru pertama kali, dan pilot projectnya ini Pangkalpinang. Tahun depan ada rencana Belitung. Kita berharap kabupaten/kota juga bisa menduplikasi program ini dan menjalin berbagai kerjasama dengan berbagai pihak," katanya.

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved