IRT dan Kades Tidak Tahu Kalau Harga Beras naik

Nggak tahu, Mas. Berapa, berapa harga beras, sudah dua minggu ini kami pakai beras dari sawah kami sendiri, dua atau tiga bulan

IRT dan Kades Tidak Tahu Kalau Harga Beras naik
Bangkapos/riyadi
Warga Kelurahan Kelapa Kecamatan Kelapa Kardinan Marcos, memanen padi darat (huma) di parangnya di daerah setempat, beberapa hari lalu. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Riyadi

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Seorang ibu rumah tangga di Kecamatan Kelapa, Maini, dalam sepekan terakhir ini tidak tahu dengan harga beras saat ini tengah mahal atau tetap sama seperti sebelumnya.

Maini beralasan, karena dalam dua minggu ini tidak beli beras ke toko.

"Nggak tahu, Mas. Berapa, berapa harga beras, sudah dua minggu ini kami pakai beras dari sawah kami sendiri, dua atau tiga bulan kedepan insya Allah nggak beli beras, tenang saja, sekarang kami makan buk bare (nasi baru dari padi hasil panen di bulan ini), ya nggak susah lah," kisahnya kepada bangkapos.com Rabu (17/1/2018).

Warga lainnya, Tati balik bertanya soal harga beras saat ini. "Memang lagi naik harganya ya, ku malah dak tahu, entah lah dak tahu, karena kami lagi panen," katanya.

Kades Banyuasin Kecamatan Riausilip, Rohmi juga mengaku tidak tahu kalau harga beras naik.

"Nah ku malah dak tahu harga beras naik, alhamdulillah sampai sekarang belum ada kedengar masyarakat ngeluh beras naik, ya mungkin petani di Dsa Banyuasin lagi panen, jadi untuk berapa bulan kedepan belum sangat berpengaruh," ujar Rohim.(*)

Penulis: riyadi
Editor: tidakada016
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved