Pengusaha Cafe Dan Properti Ini Terpilih Jadi Ketua HIPMI Pangkalpinang

Pengusaha muda Dhimas Renaldi terpilih sebagai Dewan Pimpinan Cabang (DPC) HIPMI Kota Pangkalpinang periode ketiga melalui MUSCAB III

Pengusaha Cafe Dan Properti Ini Terpilih Jadi Ketua HIPMI Pangkalpinang
Bangka Pos / Dhina Sakti
Pengusaha muda Dhimas Renaldi terpilih sebagai Dewan Pimpinan Cabang (DPC) HIPMI Kota Pangkalpinang 

BANGKAPOS.COM--Pengusaha muda Dhimas Renaldi terpilih sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) HIPMI Kota Pangkalpinang periode ketiga melalui Musyawarah Cabang (MUSCAB) III Badan Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Kota Pangkalpinang, Rabu (17/1) di Sun Hotel Pangkalpinang.

Hingga kini HIPMI Kota Pangkalpinang memiliki anggota aktif sebanyak 66 orang. Usai kemenangannya terpilih menjadi ketua HIPMI Kota Pangkalpinang mulai 2018-2021, Dhimas ingin mencapai target menggait anggota baru sebanyak 200 orang.

Sebagai organisasi, HIPMI Kota Pangkalpinang mendekati kalangan muda dan produktif usia 20-30 tahun agar menjadi pengusaha.

Pemilik Cafe Gochi sekaligus pengusaha properti ini diawal masa kepemimpinannya memiliki program seminar bersifat aplikatif yang terbuka umum dan diisi oleh narasumber profesional

"Kita ingin membentuk pengusaha by desain dengan pengaruh lingkungan dan instrument dari HIPMI caranya dengan mengubah mindset. Karena di HIPMI ada dua macam pengusaha. Pengusaha by nasib memang di berusaha dari bawah atau pengusaha bu nasab sudah garis dari bapaknya,"ujar Dhimas usai pelantikannya.

Menurutnya Pangkalpinang memberikan peluang yang besar kepada pengusaha mengingat Pangkalpinang sebagai ibukota Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

"Saya pikir perputaran uang di Bangka Belitung setengahnya ada di Pangkalpinang. Tak ada alasan untuk anak-anak muda sendiri tak menjadi pengusaha. Pangkalpinang jadi pusat kegiatan pemerintahan dan ekonomi, ibaratnya Pangkalpinang menjadi episentrum,"tambahnya.

Kemudahan menjadi pengusaha muda zaman kini menurut Dhimas kian didukung dengan akses permodalan kredit usaha rakyat (KUR) dan dapat memperoleh berbagai ide melalui media sosial.

"Tips mulai usaha harus segera dimulai jangan banyak pikir, langsung eksekusi. Keasikan menjadi pengusaha terutama ada pada otak berfikir terus, badan bergerak jadi sehat. Kita selalu berfikir positif bagaimana usaha maju, omset naik dan tambah konsumen dan teman," tutupnya.(*)

Penulis: Ardhina Trisila Sakti
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved