Kolektor Pasir Timah Ilegal Lubuk Besar Dibekuk Tim Tipeter

Diamankan sebanyak 37 kampil pasir timah seberat total 1.836 kg, 1 unit timbangan duduk, 1 unit timbangan balance

Kolektor Pasir Timah Ilegal Lubuk Besar Dibekuk Tim Tipeter
dok Humas Polda
Anggota Tipiter Ditkrimsus Polda Kep Bangka Belitung menghitung barang bukti pasir timah ilegal di Lubuk Besar Kabupaten Bangka Tengah Kamis (18/1/2017). 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Deddy Marjaya

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Subdit Tipiter Dit Krimsus Poda Kepulauan Bangka Belitung mengamankan BP (32) warga Lubuk Besar Kabupaten Bangka Tengah karena menampung pasir timah ilegal kemarin Rabu (17/1/2018).

Bersama BP diamankan sebanyak 37 kampil pasir timah seberat total 1.836 kg, 1 unit timbangan duduk, 1 unit timbangan balance di kediamannya yang dijadikan gudang.

"Informasi dari masyarakat ditindaklanjuti adanya kolektor pasir timah ilegal di Lubuk Besar," kata Kabid Humas AKBP Abdul Munim Kamis (18/1/2018).

Kasubdit Tipiter AKBP Wayan langsung memimpin begitu mendapatkan informasi tentang aktifitas kolektor pasir timah di Lubuk Besar.

Saat mendatangi kediaman BP didapati dalam gudang aktifitas penampungan pasir timah.

BP saat diminta menunjukkan dokumen sah terkait kegiatannya hanya terdiam dan pasrah karena memang tak berizin.

Berdasarkan keterangan BP kepada petugas mengaku pasir timah miliknya tersebut berasal dari aktifitas tambang miliknya dan sebagian dibeli dari penambang ilegal di kawasan Lubuk Besar.

Selanjutnya polisi mengamankan sebanyak 37 kampil (karung) pasir timah di lokasi.
Bersama alat bukti lain berupa timbangan duduk dan timbangan balance kemudian BP diamankan.

Polisi selanjutnya menghitung barang bukti di Polda Kepulauan Bangka Belitung.

Didapati bahwa total 37 kampil pasir timah tersebut seberat 1.836 kg.

Tersangka dijerat dengan Pasal Pasal 161 UU RI No 4 tahun 2009 tentang Minerba.

 "Tersangka dan barang bukti sudah diamanklan di Polda Kepulauan Bangka  Belitung," kata AKBP Abdul Munim.

Penulis: deddy_marjaya
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved