Pelanduk dan Napo Sulit Ditemukan di Taman Nasional Bukit Maras

Warga kini sudah sulit menemukan hewan khas Bangka berupa pelanduk dan napo, di Taman Nasional Bukit Markas

Pelanduk dan Napo Sulit Ditemukan di Taman Nasional Bukit Maras
Bangkapos/Riyadi
Bukit Maras di Dusun Buhir Desa Berbura Kecamatan Riausilip, yang pernah terbakar di tahun 2015 lalu 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Riyadi

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Warga kini sudah sulit menemukan hewan khas Bangka berupa pelanduk dan napo, di Taman Nasional Bukit Markas di Desa Berbura Kecamatan Riausilip.

Padahal dulunya hewan jenis ini cukup mudah ditemukan dan populasinya juga banyak.
Warga Dusun Bernai Nasir menyebutkan, mungkin di hutan Maras, masih ada pelanduk, tapi sudah sulit ditemukan.

"Dak pernah nempoh (menemukan) sekalipun, sudah payah, mungkin nggak ada lagi binatangnya," kisah Nasir kepada bangkapos.com Jumat (19/1/2018).

Hal sama diungkapkan Saman warga setempat. "Dak usah di tanya lagi, nggak ada lagi, susah benar, nggak pernah kali nemu pelanduk dan napo di Maras, kalau dulu nggak usah pelanduk dan napo, dulu rusa dan manjang cukup banyak, tapi sekarang nemu tapal kakinya saja sudah payah," ujar Saman.

Amirudin warga Dusun Bernai Desa Berbura menyebutkan, jangan bermimpi mau dapat pelanduk dan Napo di hutan Maras.

"Sudah sudah barangnya, kalau nyuruh orang cari pelanduk dan napo di Maras, belum tentu orangnya mau, karena barangnya sudah nggak ada lagi, kalau dulu, banyak," ujar Amirudin.

Penulis: riyadi
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved