Perihal Wanita Ngamuk di Kantor Bappeda, Ini Kata Wabup : Terbukti Kepala Bapeeda Terancam Non Job

Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) Kabupaten Bangka Barat, berencana memanggil memanggil Kepala Bappeda

Perihal Wanita Ngamuk di Kantor Bappeda, Ini Kata Wabup : Terbukti Kepala Bapeeda Terancam Non Job
Istimewa
Wakil Bupati Bangka Barat, Markus 

Laporan Wartawan Bangka Pos Anthoni Ramli

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) Kabupaten Bangka Barat, berencana memanggil memanggil Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda).

Pemangilan itu, berkaitan dengan peristiwa yang terjadi, Selasa (23/1/2018) di kantor Bappeda dimana saat itu, ada seseorang wanita yang mengaku teman dekat serta memiliki hubungan spesial dengan Ridwan Kepala Bappeda Bangka Barat.

Pasca kejadian tersebut, Wakil Bupati Bangka Barat Markus mewakili Bupati H Parhan Ali, Sekda dan tim Baperjakat, Selasa (23/1/2018) menggelar rapat terbatas, menyikapi persoalan tersebut.

Dikatakan Markus, jika dalam praktiknya terbukti dan ditemukan pelanggaran, tentunya akan ada sanksi.

Bahkan tak menutup kemungkinan, sanksi tersebut sampai kepada nonjob.

"Tadi sudah saya sampaikan ke pak Bupati. Ridwan nanti dipanggil tim Baperjakat. kalau memang ada pelanggaran sudah pasti ada sanksi. Bahkan bisa yang bersangkutan di non job, dibebas tugaskan dari Kepala Dinas," ujar Markus kepada wartawan diruang kerjanya, Senin ( 23/01/2018)

Namun, menurut Markus, sanksi dan keputusan tersebut di kembalikan kepada Bupati Bangka Barat sebagai pengatur dan pengambil kebijakan.

"Dalam persoalan ini semua kembali ke Bupati sebagai pengatur kebijakan. Tak menutup kemungkina kalau memang terbukti ada pelanggaran sanksinya yang bersangkuan bisa dibebas tugaskan sebagai Kepala Dinas," ujar Markus.(*)

Penulis: Antoni Ramli
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved