Breaking News:

5 Hal Mengejutkan Sopir Pribadi yang Menang Hadiah Rp 10 Miliar di Bandara Changi Singapura

Di babak terakhir, raut wajah Oddie nampak tegang saat menekan tombol replika kunci mobil berukuran besar.

Editor: Alza Munzi
KOMPAS.COM/ANGGITA MUSLIMAH
Oddie Rehatta memenangi undian uang tunai sebesar satu juta dollar Singapura di Bandara Changi. 

Sepanjang hidupnya, Oddie mengaku telah lama menjalani pekerjaan sebagai sopir pribadi untuk memenuhi kebutuhan keluarganya.

“Ya sebetulnya nggak ada yang istimewa. Saya jalani hidup atau pekerjaan sebagaimana mestinya. Pekerjaan saya sebelumnya sopir pribadi. Sekarang sambil nyambi (melakukan pekerjaan lain) juga. Nanti kalau ngggak ada trip, ya kembali kerja lagi (sebagai sopir pribadi). Pokoknya nggak vakum lah terus bekerja aja,” katanya.

Usahanya untuk mencari nafkah pun tak sampai di situ.

Demi mendapatkan tambahan untuk membiayai keluarga, dia juga menjalani bisnis kecil-kecilan.

Bisnis kecil-kecilan yang dilakukan dia yakni mengantarkan barang-barang yang dibutuhkan pelanggannya di Singapura.

Biasanya pelanggan memesan barang pada Oddie, kemudian barang tersebut diantarkan ke Singapura.

Kemudian, barang-barang tersebut nantinya dijual lagi dalam acara pasar malam di Singapura.

“Jadi kalau untuk pasar malam, orang kita (Indonesia) banyak yang dagang di sana, mereka pesan barang sama kita, kaya batik, baju, dress. Kita belanja dan bawa ke sana (Singapura). Saya seperti perantara lah,” kata dia.

“Sebetulnya saya bukan seperti pebisnis besar, ini bisnis untuk diri sendiri. Ya bisnis kecil-kecilan saja untuk memenuhi kebutuhan keluarga,” tutur Oddie.

4. Belanja Titipan Rekan sampai Menang Undian

Oddie Rehatta memenangi undian uang tunai sebesar satu juta dollar Singapura
Oddie Rehatta memenangi undian uang tunai sebesar satu juta dollar Singapura (KOMPAS.COM/ANGGITA MUSLIMAH)

Ayah dari tiga anak ini sudah bolak balik ke Singapura untuk menjalain bisnis kecil-kecilan kurang lebih selama lima tahun.

Bahkan jika sedang banyak orderan dari pelanggan, dia bisa ke Singapura dua hingga tiga kali dalam satu minggu.

Dalam sekali perjalanan, biasanya Oddie berangkat bersama dua hingga lima kawannya, yang disebut Oddie sebagai tim.

“Kalau lagi ramai bisa dua sampai tiga kali dalam seminggu. Berangkatnya ya sama temen-temen, ya tim sekitar dua sampai lima orangan. Itu pun kalau dapat tiket (pesawat) murah. Kalau lagi mahal, ya kita tahan dulu. Buat apa juga kan pergi kalau masih mahal. Biasanya tunggu tiketnya murah,” kata dia.

Dari pekerjaan hingga bisnis kecil-kecilan ini, Oddie mengatakan tak pernah menghitung seberapa besar penghasilan setiap bulannya.

Yang terpenting bagi dia, uang yang didapatkannya cukup untuk membiayai keluarga.

“Sebetulnya (penghasilan) nggak pernah dikalkulasikan. Namanya uang pasti keluar masuk, dan nggak tahu persis (penghasilan) dapat berapa. Yang terpenting untuk saya, bisa makan, dan anak-anak bisa sekolah,” tutur Oddie.

Bisnisnya bisa membuat Odie bisa bolak-balik Singapura, ternyata ini pula yang membuat dia seringkali berbelanja di duty free Bandara Changi Singapura.

Bukan untuk konsumsi sendiri, melainkan barang yang dibelinya adalah titipan orang lain.

Mungkin di era sekarang, masyarakat mengenalnya dengan jasa titip.

Nah, dari jasa titip ini juga memberikan sedikit tambahan untuk penghasilan Oddie.

“Kalau trip ke Singapura sambil antar barang, ketika mau pulang ke Indonesia kadang suka dipesanin untuk titip beli barang yang nggak ada di Indonesia. Kalau sudah begitu, ya saya belanja, dan ambil lebih. Jadi bukan untuk sendiri sebetulnya, tapi pesanan customer. Kadang dititip beli rokok, wine, kalau sudah begitu saya talangin dulu baru sampai di Indonesia dibayar,” jelas Oddie.

Hanya saja, Oddie tak mengingat berapa nominal yang dikeluarkan saat belanja.

Dia melakukan transaksi belanja dengan membeli minuman dari DFS Wines & Spirits.

5. Memanfaatkan Uang dari Hadiah

Oddie Rehatta memenangi undian uang tunai sebesar satu juta dollar Singapura
Oddie Rehatta memenangi undian uang tunai sebesar satu juta dollar Singapura (KOMPAS.COM/ANGGITA MUSLIMAH)

Setelah menjadi pemenang, Oddie pun harus bersiap-siap mendapatkan uang tunai besarnya sekitar Rp 10 miliar.

Namun setelah satu hari berlalu, dia mengatakan belum mendapatkan uang tersebut.

“Uangnya sih belum cair, mungkin masih proses. Tapi saya nggak tanya-tanya, nanti saja, ditunggu saja,” kata dia.

Jika uang tersebut sudah cair, dia juga memilik beberapa rencana untuk menggunakan uang tersebut.

Tidak hanya untuk diri sendiri, tetapi juga dia memiliki beberapa nazar.

“Saya punya nazar sebelumnya mau sisihkan uang saya buat selesaikan (pembangunan) masjid yang ada di kampung saya. Jadi selesaikan masjid, terus kumpulkan anak yatim,” kata dia.

Selain itu juga, dua hal lainnya yang sudah direncakan dia adalah melakukan investasi untuk tabungan di masa depan, juga berangkat ke tanah suci Mekkah untuk ibadah umrah bersama keluarga.

Namun, sisanya, Oddie masih belum merencakan lagi akan digunakan untuk apa sampai uang tersebut bisa dicairkan.

Lalu juga, dia memiliki rencana untuk pensiun dari pekerjaannya.

Sehingga akan kembali ke kampung halaman di Purwakarta dan membuat usaha di rumah.

“Kalau uangnya sudah cair, pingin pensiun saja, mau pulang kampung dan usaha di rumah saja. Sudah bising dan capek di Jakarta,” jelas Oddie.

Meski demikian, Oddie pun berbagi pengalaman untuk semua masyarakat terutama di Indonesia.

Menurut dia, dalam menjalani hidup tidak boleh menyerah dan harus selalu bersyukur.

“Syukuri yang ada, terus berusaha dan berdoa. Ya tetap semangat juga dan jangan mengeluh ya. Karena mengeluh itu bukan solusi, tetap mau berusaha. Kerja keras dahulu, masalah hasil belakangan, yang penting berusaha,” kata laki-laki yang mendapatkan undian Rp 10 miliar dari Bandara Changi tersebut. (kompas.com/tribunstyle)


Sumber: TribunStyle.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved