Kepesertaan KB di Babel Diatas Nasioanal, Capai 72 Persen
Deputi Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi BKKBN Dwi Lisyawardani memuji Provinsi Babel dalam penerapan program KB
Penulis: nurhayati | Editor: M Zulkodri
Laporan Wartawan Bangka Pos Nurhayati
BANGKAPOS.COM,BANGKA--Deputi Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi BKKBN Dwi Lisyawardani memuji keberhasilan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dalam melaksanakan program KB.
Dia menilai dari kepesertaan KB masyarakat di Babel tinggi sebesar 72 persen bahkan diatas angka tingkat nasional.
Baca: Berhasil Terapkan Program Keluarga Berancana, Babel Dapat Pujian Pusat
Begitu juga pelayanan bidan praktek untuk KB mandiri di Babel sudah sebesar 70 persen.
Selain itu juga dari kebutuhan penyediaan fasilitas KB yang tidak terpenuhi paling rendah.
"Tinggal lima persen yang tidak terpenuhinya. Ini prestasi yang mengembirakan. Kami menamakan provinsi yang ekslusif kecil tapi hebat," puji Dwi saat pencanangan bulan bakti IBI dan bulan aksi PLKB tingkat Provinsi Kepulauan Babel, Rabu (23/1/2018) di Lingkungan Nelayan 1 Sungailiat.
Ia memberikan apresiasi kepada para bidan dan penyuluh KB yang aktif melaksanakan tugasnya untuk mengajak masyarakat.
Namun dari catatannya pengunaan alat kontrasepsi yakni KB jangka panjang untuk di Babel masih kurang dibanding provinsi lain. Dia berharap metode kontrasepsi jangka panjang ini bisa tercapai.
Diakui Dwi, untuk menyadarkan masyarakat agar memiliki dua anak muncul dari masyarakat sendiri perlu komunikasi dan konseling terus dilakukan oleh bidan maupun penyuluh KB.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/bulan-bakti_20180124_195539.jpg)