Aneka Jenis Satwa Ini Sudah Langka di Taman Nasional Maras

Beberapa jenis satwa yang sudah langka tersebut, di antaranya rusa, manjang, napo dan pelanduk (kancil).

Aneka Jenis Satwa Ini Sudah Langka di Taman Nasional Maras
(Bangkapos/riyadi)
KAWASAN TAMAN NASIONAL -- Hutan Maras di Desa Berbura Kecamatan Riausilip Kabupaten Bangka, sejak tahun 2016 lalu, sudah ditetapkan sebagai Kawasan Taman Nasional Gunung Maras oleh pemerintah pusat. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Riyadi

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Ada beberapa jenis satwa yang kini sudah langka, sulit ditemukan atau bahkan punah di Taman Nasional Bukit Maras di Desa Berbura Kecamatan Riausilip.

Kadus Buhir Karnadi mengungkapkan, beberapa jenis satwa yang sudah langka tersebut, di antaranya rusa, manjang, napo dan pelanduk (kancil).

"Mungkin masih ada, hanya saja sulit ditemukan. Satwa Ini sudah langka, karena perburuan liar," ujar Karnadi kepada bangkapos.com Senin (29/1/2018).

Ia menyebutkan, kalau satwa (yang hidup di kanopi atau pepohonan hutan) khas Bangka seperti mengkubung, mentilin, jenis monyet dan burung, populasinya masih banyak. Ayam hutan, juga masih ada tapi populasinya juga sulit ditemukan.

"Kesadaran warga sangat kami harapkan, untuk tidak lagi berburu satwa di Taman Nasional Bukit Maras, kita jaga lah bersama-sama satwa yang ada di dalamnya," harap Karnadi.

Warga Desa Berbura Nasir menyebutkan, sekedar untuk melihat pelanduk dan napo saja sekarang sudah sulit.

"Sudah jarang orang bisa menemukan hewan-hewan itu, apalagi rusa dan manjang, mungkin sudah habis," kata Karnadi.

Penulis: riyadi
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved