Daerah Aliran Sungai Banyak Rusak, Kualitas Air Tanah di Babel Menurun

siklus air di tanah umumnya tetap, namun yang berubah ialah kualitas air yang semakin menurun akibat dari perubahan kondisi lingkungan.

Daerah Aliran Sungai Banyak Rusak, Kualitas Air Tanah di Babel Menurun
bangkapos.com/Nordin
Seorang petugas penjaga air minum isi ulang di Mentok Bangka Barat melayani pembeli. Saat musim kemarau permintaan air bersih meningkat sekitar 60 persen dibandingkan musim pengujan, Rabu (30/9/2015) 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Krisyanidayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA -Ketua Forum DAS Provinsi Kepulauan Kepulauan Bangka Belitung, Fadhillah Sabri mengatakan siklus air di tanah umumnya tetap, namun yang berubah ialah kualitas air yang semakin menurun akibat dari perubahan kondisi lingkungan.

"Ketersediaan air tanah minim, kita mengandalkan air permukaan. Makanya DAS harus dipelihara. Secara kuantitas memang memang tetap tapi dari segi kualitasnya yang menurun karena lingkungan juga menurun," ujarnya, usai menghadiri rapat pembentukan tim pengelolaan DAS, Senin (29/1/2018).

Disinggung kondisi DAS yang rusak berpotensi membuat Babel krisis air, Fadilah tak menampik jika memang ada keterkaitan.

"Tinggal kita hitung, bagaimana kondisi sekarang, dikaji dengan imbangan air, dan saat ini juga sudah tampak tanda krisis air, misalnya musim hujan kebanjiran musim panas kekeringan dimana-mana sudah terlihat, apalagi dengan pemanasan global, maka itu merawat air sama dengan merawat kehidupan,"ujarnya.

Ia mengkhawatirkan, apabila Babel secara masif menggunakan air tanah secara besar-besaran, maka akan terjadi intrusi air laut.

"Kalau pengunaan air tanah skala rumah tangga misalnya sumur bor, itu kecil tidak terlalu besar, yang kita khawatirkan itu pemanfaatan oleh industri, seperti hotel, pabrik, perusahaan air minum itukan besar, ini yang terkadang tidak memperhatikan keseimbangan, mestinya ini juga ada pengaturannya," tandasnya.(*)

Penulis: krisyanidayati
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved