Laki-laki di Babel Lebih Bahagia Dibandingkan Perempuan
Penduduk laki-laki di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dinilai lebih bahagia dibandingkan dengan penduduk perempuan.
Laporan Wartawan Bangka Pos, Krisyanidayati
BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Penduduk laki-laki di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dinilai lebih bahagia dibandingkan dengan penduduk perempuan. Hal ini berdasarkan survey indeks kebahagiaan di Provinsi Bangka Belitung tahun 2017.
Indeks Kebahagiaan berdasarkan jenis kelamin yang dilakukan dengan menggunakan tiga dimensi yaitu kepuasan hidup, perasaan dan makna hidup kaum laki-laki lebih bahagia dengan angka 72,25 dibandingkan perempuan 71,31 dari skala 100.
"Laki-laki lebih bahagia daripada perempuan dari 600 rumah tangga. Penyebab banyak ya, karena memang jumlah penduduk laki-laki kita lebih banyak dibandingkan penduduk perempuan," kata kepala bidang Statistik Sosial, BPS Babel Tutty Amalia, Senin (29/1/2018).
Hal ini berbanding terbalik dengan Nasional. Pasalnya, di Nasional penduduk perempuan lebih bahagia.
"Nasional penduduk perempuan lebih bahagia, tapi ini kan bisa banyak faktor misalnya asumsi saya ini laki-laki cenderung santai dan cuek, kalau perempuan apa saja dipikirkan dan bisa jadi ini memengaruhi kebahagiaannya," ujarnya.
Dian (40) warga Sungailiat ini mengaku dirinya memang lebih nyaman tinggal di Babel setelah beberapa tahun merantau ke kota Besar seperti Batam dan Jakarta.
"Bahagialah di sini dekat orangtua, istri, anak senyaman-nyaman tempat orang tetap nyaman kampung halaman, dari sisi tingkat stres dak stres di Babel dak macet kayak di kota besar, lebih tenang juga dan kondusif," katanya bapak tiga anak ini.
Berbeda dengan Dian, Piko pendatang asal Jawa Barat yang sudah menetap di Pangkalpinang 7 tahun lalu mengatakan dirinya bahagia tinggal di Bangka lantaran mudah mendapatkan pekerjaan.
"Masih KTP Jawa Barat, dulunya merantau ikut teman tapi sekarang betah dan nyaman tinggal di Bangka asal punya keahlian, rajin, enggak malu juga bisa hidup di Bangka. Cuma di sini biaya hidupnya tinggi tapi sebanding dengan uang didapatkan, saya ada rencana boyong istri dan anak-anak pindah ke sini sekarang mulai kredit tanah kapling," katanya yang kesehariannya menjadi pedagang baju dan perabotan rumah tangga.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/ilustrasi_20180129_142310.jpg)