Masih Banyak Potensi Bangka Selatan yang Bisa Digali

Sejak dua tahun kepemimpinan Bupati Justiar Noer tidak dipungkiri telah terlihat pembangunan infrastruktur.

Masih Banyak Potensi Bangka Selatan yang Bisa Digali
Bangka Pos
Pimpinan dan anggota DPRD Kabupa¬≠ten Bangka Selatan berpose bersama di sela Rapat Paripurna peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-15 Kabupaten Bangka Selatan di Gedung DPRD Basel, Sabtu (27/1). 

TOBOALI, BANGKA POS - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupa­ten Bangka Selatan melaksanakan Rapat Paripurna peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-15 Kabupaten Bangka Selatan, Sabtu (27/1) di Gedung DPRD Basel.

Sebanyak 25 Anggota DPRD Basel hadir di Ruang Rapat Paripurna pe­ringatan HUT Kabupaten Basel mengenakan pakaian adat melayu.

Tampak pula para wakil rakyat ini terlihat khidmat menyaksikan setiap prosesi pelaksanaan Rapat Paripurna.

Selain Anggota DPRD Basel, ratusan tamu undangan dari berbagai kalangan juga hadir. Mereka terlihat kompak mengenakan pakaian adat melayu.

Ketua DPRD Kabupa­ten Bangka Selatan, Sipioni mengatakan usia Kabupa­ten Bangka Selatan ke-15 merupakan usia yang masih muda, sehingga masih banyak perlu perbaikan dan masukan dari semua pihak, agar nantinya apabila telah bertambah usia Bangka Selatan bisa menjadi kabupaten mandiri dan setara dengan daerah lainnya.

“Kita ketahui di usia ke-15 ini sudah banyak pencapaian dan pembangunan yang dilakukan. Namun dengan pencapaian itu tidak bisa kita berpuas diri, karena masih banyak potensi yang harus digali. Untuk mensejahterakan rakyatnya, usia 15 tahun bisa dikatakan usia yang masih muda sehingga perlu banyak dorongan, serta masukan diberikan untuk kabupaten ini agar bisa menciptakan kabupaten yang bisa mensejahterakan rakyatnya dan sejajar dengan kabupaten lainnya,” kata Sipioni kepada wartawan, Sabtu (27/1).

Menurut Politisi PDIP ini, sejak dua tahun kepemimpinan Bupati Justiar Noer tidak dipungkiri telah terlihat pembangunan infrastruktur, seperti pasar, jalan, jembatan, gedung smart city dan pembangunan lainnya.

Hal ini juga tidak terlepas dari dukungan pihak DPRD yang terus mendorong serta mendukung meningkatkan fasilitas umum terhadap mas­yarakat yang ada di Kabupaten Basel.

“Sehingga dari hubung­an baik serta sinergitas yang terjalin selama ini antara eksekutif dan legislatif semoga bisa bersama-sama membangun Kabupaten Bangka Selatan agar bisa lebih mandiri dan berdaya saing seperti yang dicita-citakan oleh Bupati dan kita semua,” ujarnya.

Terpisah, Bupati Bangka Selatan Justiar Noer meng­atakan bahwa masih panjang jalan yang harus ditempuh untuk memajukan Kabupaten Bangka Selatan.

Selain dana yang dibutuhkan juga masukan berbagai pihak juga diperlukan untuk menentukan perjalanan Bangka Selatan di masa kini dan masa yang akan datang.

“Kabupaten yang kita cintai ini telah banyak meng­alami peningkatan dan perkembangan pembangunan, bahkan di tahun 2018 penilaian laporan hasil evaluasi akuntabilitas kinerja instansi pemerintah, Bangka Selatan dari Menpan mendapatkan nilai B pada penyampaian penghargaan di Batam 25 Januari lalu,” jelasnya.

Selain itu, sambung Justiar bahwa Bangka Selatan juga menduduki posisi 151 dari 568 dari total kabupaten dan kota yang ada di Indonesia saat ini. Sehingga pencapaian itu sudah terlihat sejak kepemimpinanya untuk meningkatkan kapasitas Kabupaten Basel agar bisa setara dan melebihi kabupaten lainnya.

Turut hadir dalam acara tersebut, Wakil Bupati Riza Herdavid, Sekda Suwandi, Kapolres Bangka Selatan AKBP Bambang Kusnarianto, Kajari Toboali Pramono Mulyo, Danposmat Toboali, para Ormas, kepala SKPD, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh presidium dan unsur muspida lainbya. (advertorial/n4/may)

Editor: fitriadi
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved